Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basarnas Natuna Cari Tiga Pencari Gaharu Hilang di Hutan

📅 Sabtu, 12 Jul 2025, 10:00 WIB | Oleh:
Basarnas Natuna Cari Tiga Pencari Gaharu Hilang di Hutan Doc: ANTARA/HO-KPP Natuna
Ket. Tim SAR saat persiapan operasi SAR di KPP Natuna pada Sabtu (12/7).

Natuna -- Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Natuna, Kepulauan Riau, melaksanakan operasi pencarian terhadap tiga orang warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan saat mencari gaharu.

Kepala KPP Natuna, Abdul Rahman, dikonfirmasi dari Natuna, Sabtu, mengatakan peristiwa itu diketahui dari laporan keluarga korban pada Sabtu pagi. Ketiganya diketahui berangkat ke hutan untuk mencari gaharu pada Selasa (1/7). 

Dari keterangan pelapor, para korban membawa perbekalan logistik yang diperkirakan hanya cukup untuk bertahan selama satu minggu. Namun hingga saat ini, mereka belum juga kembali, sehingga keluarga mulai merasa khawatir dan melapor ke pihak berwenang.

"Karena hingga kini belum ada kabar, kami segera mengambil tindakan," ucap dia.

Setelah menerima laporan, tim KPP Natuna segera melakukan koordinasi dengan keluarga korban untuk menghimpun informasi yang lebih rinci mengenai lokasi terakhir keberadaan korban serta kebiasaan mereka saat mencari gaharu.

Ketiga warga yang dilaporkan hilang tersebut adalah Didik Setiawan (41) warga Ranai Darat, Nur Gais Sugito (44) warga Batubi, dan M. Hasanuddin (34) warga Kelanga.

"Langkah awal yang kami lakukan adalah menggali informasi sebanyak mungkin dari pihak keluarga, guna menentukan titik awal pencarian," ujar dia.

Usai proses pengumpulan data selesai, KPP Natuna segera menggelar briefing internal dan mempersiapkan seluruh peralatan utama pendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Operasi pencarian ini juga melibatkan unsur TNI, Polri, perangkat desa, serta masyarakat setempat yang memiliki pengetahuan tentang medan hutan di wilayah tersebut.

"Pada pukul 05.40 WIB, tim SAR gabungan diberangkatkan menuju lokasi yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat. Estimasi waktu tempuh menuju lokasi sekitar satu setengah jam perjalanan dari pos SAR," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.