Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantu Atasi Pengangguran Vivo Sediakan Beasiswa di Bidang Sains dan Teknologi

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 17:50 WIB | Oleh:
  Bantu Atasi Pengangguran Vivo Sediakan Beasiswa di Bidang Sains dan Teknologi Doc: Vivo
Ket. Banner beasiswa Vivo NexGen Scholars. Beasiswa di bidang sains dan teknologi bertujuan untuk mengatasi menjawab tantangan tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

JAKARTA -  Vivo Indonesia secara resmi meluncurkan beasiswa bergengsi bertajuk Vivo NexGen Scholars pada pertengahan April 2025.  Program ini sebagai inisiatif strategis untuk membuka akses pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi bagi generasi muda Indonesia.

Program Vivo NexGen Scholars merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk menjawab tantangan besar yang dihadapi saat ini, yaitu tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Menurut data BPS 2024, SMK menjadi penyumbang angka pengangguran tertinggi dibanding jenjang pendidikan lain. Kondisi ini dipengaruhi oleh ketimpangan keterampilan, minimnya pelatihan praktis, dan terbatasnya akses ke peluang kerja yang relevan.

Melalui Vivo NexGen Scholars, Vivo memberi 60 kuota beasiswa penuh bagi calon mahasiswa terpilih dari jalur (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) SNBP dan (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) SNBT untuk menempuh pendidikan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), salah satu lembaga vokasi terbaik di bidang teknologi di Indonesia.

Bekerja sama dengan Hoshizora Foundation, Vivo NexGen Scholars dirancang sebagai jembatan nyata antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, khususnya di era transformasi digital yang semakin cepat. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Vivo Indonesia, Hoshizora Foundation, dan PENS.

Hoshizora Foundation sendiri merupakan organisasi nirlaba dan non-pemerintah yang bergerak untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan berkualitas melalui pendekatan berbasis ekosistem.

 “Kami percaya bahwa investasi di bidang pendidikan adalah langkah strategis untuk membangun masa depan bangsa. Melalui vivo NexGen Scholars, kami membuka lebih banyak akses pendidikan di bidang sains dan teknologi agar generasi muda Indonesia siap bersaing dan menjawab tantangan industri global,” kata Public Relations Manager Vivo Indonesia Alexa Tiara, melalui siaran pers pada hari Kamis (17/4).

Sebagai perusahaan teknologi yang konsisten berinovasi di industri smartphone, Vivo percaya bahwa pendidikan adalah pondasi utama dalam menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui komitmen terhadap pengembangan talenta muda, Vivo mendukung peningkatan keterampilan dan kualitas SDM yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Dengan memberikan akses terhadap pendidikan, Vivo berperan aktif dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri, serta mendorong terciptanya SDM yang kompeten dan adaptif di era digital,” ujarnya.

Pemilihan PENS sebagai mitra didasarkan pada reputasinya sebagai salah satu politeknik terbaik di Indonesia. Berdasarkan pemeringkatan Webometrics 2024, PENS menempati peringkat pertama di antara seluruh politeknik di Indonesia.

Keunggulan PENS dalam bidang teknologi dan elektronika, serta kontribusinya yang signifikan dalam riset dan pendidikan teknik, menjadikannya mitra strategis bagi Vivo Indonesia dalam mencetak generasi muda yang kompeten di bidang sains dan teknologi. 

Prof. Ir. Amang Sudarsono, ST, Ph.D., IPU selaku Wakil Direktur Bidang Kerja sama dan Teknologi PENS menyampaikan, pendidikan berbasis sains dan teknologi menjadi kunci dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan industri 4.0. Sebagai institusi vokasi, PENS terus berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya relevan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga terhubung dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kolaborasi dengan dunia industri menjadi salah satu cara kami untuk mewujudkan hal tersebut. Program ini, selain memberikan bantuan finansial, tetapi juga  membuka akses bagi mereka untuk terlibat langsung dalam ekosistem industri teknologi, sehingga mereka dapat berkembang secara holistik dan lebih siap bersaing di dunia kerja," ungkapnya.

Untuk memastikan keberhasilan program secara menyeluruh, Vivo juga bekerja sama dengan Hoshizora Foundation. Program ini dirancang agar para penerima beasiswa berkembang secara akademik, serta siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

15 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.