Banjir Braga, Pj Wali Kota Bandung Sebut Banjir Dipicu Tanggul Jebol
📅 Jumat, 12 Jan 2024, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Rubby Jovan
BANDUNG - Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono menyatakan banjir yang terjadi di Kelurahan Braga, Kecamatan Sumurbandung akibat tanggul jebol dari Sungai Cikapundung yang dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi pada Kamis (11/1) sore.
"Salah satu penyebab banjir karena tanggul jebol, tim sudah turun dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) dan Dinas Sosial sudah kita turunkan," kata Bambang di Bandung, Kamis (11/1).
Bambang mengakui tanggul Sungai Cikapundung yang jebol di lokasi banjir telah lama tidak mendapatkan perbaikan. Tanggul tersebut diperbaiki terakhir kalinya pada tahun 2004.
"Terakhir 2004 diperbaiki, jadi kalau dapat laporan dari warga, tanggul itu sudah overfall, s udah melewati, tentunya tanggul ini mungkin harus ditinggikan, besok kita tinggikan dan perkuat struktur buat menahan beban," kata dia.
Oleh karena itu, pihaknya segera melakukan perbaikan tanggul Sungai Cikapundung yang diduga menjadi penyebab terjadinya banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Besok, tanggul akan kita tangani, mudah-mudahan dengan kecepatan kita memperbaiki tanggul, ini bisa meminimalisasi banjir seperti ini," katanya.
Pemkot Bandung mencatat sebanyak empat RW di Kelurahan Braga terdampak banjir dan saat ini masih dilakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga.
"Tim kami di lapangan masih evakuasi sehingga belum bisa melaporkan semuanya, berapa banyak belum tahu, kita sedang bergerak semuanya, di empat RW," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Gun Gun Sumaryana melaporkan sebanyak puluhan rumah di Kelurahan Braga terendam banjir setinggi satu meter lebih akibat meluapnya sungai Cikapundung setelah hujan turun deras.
"Tadi jam 17.00 WIB kami menerima laporan bahwa Braga terjadi banjir yang cukup besar dan otomatis ini ditindaklanjuti oleh teman-teman dari Diskar PB," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!