Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Perkuat Kota Cerdas IKN Lewat Hibah 2,49 Juta Dollar

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 03:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Perkuat Kota Cerdas IKN Lewat Hibah 2,49 Juta Dollar Doc: Antara
Ket. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono (kiri) menyaksikan penandatangan kerja sama antara OIKN dan Pemerintah AS terkait hibah pembangunan kota cerdas IKN.

NUSANTARA - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengatakan Pemerintah Amerika Serikat (AS) membantu memperkuat perencanaan kota cerdas melalui bantuan hibah senilai 2,49 juta dollar AS yang menjadi cermin pembangunan berkelanjutan di Kota Nusantara mendapat kepercayaan internasional.

“Dukungan hibah ini mencerminkan kepercayaan internasional terhadap visi pembangunan IKN sebagai kota masa depan berbasis teknologi dan keberlanjutan,” kata Basuki Hadimuljono di Nusantara, Kamis (25/2).

Proyek tersebut didukung melalui hibah dari U.S. Trade and Development Agency (USTDA), lembaga independen Pemerintah AS, dengan tujuan mendorong pembangunan ekonomi di negara berkembang sekaligus memperkuat kemitraan perdagangan dan investasi.

Dalam kaitan hibah ini, sehari sebelumnya telah dilakukan penandatanganan kontrak kerja sama dengan Pemerintah AS untuk asistensi teknis solusi pembangunan kota cerdas (smart city) yang berlangsung di Kantor OIKN.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat perencanaan pada cetak biru smart city IKN yang terintegrasi, siap investasi, dan implementatif, guna mempercepat transformasi Nusantara sebagai kota cerdas, berkelanjutan, dan menarik bagi investor global,” kata Basuki.

Menurutnya, asistensi teknis tersebut akan menghasilkan dokumen strategis dan teknis yang meliputi Smart City Enterprise Architecture, Procurement-Ready RFP Packages, Financial and Investment Model, ESG Compliant Framework (PESIA), Capacity Building Roadmap, serta Implementation Phasing Plan. Seluruh komponen tersebut dirancang untuk memastikan implementasi kota cerdas IKN berjalan terstruktur, transparan, serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Proyek ini melibatkan konsorsium yang terdiri dari Eficens Systems Inc sebagai pelaksana teknis, bersama Frost & Sullivan (USA & Indonesia), ASECH Indonesia (Center of Excellence on Smart City), Mirekel, serta PT Searce Technologies Indonesia (Partner Google Cloud Platform).

“Transformasi digital merupakan fondasi utama dalam pembangunan Nusantara. Terlebih visi yang diusung sangat jelas yakni Nusantara harus menjadi kota hijau, berkelanjutan, dan secara fundamental cerdas,” ujar Basuki.

Sementara itu Anggota Dewan Frost & Sullivan Amerika sekaligus project director inisiatif ini, Subhranshu Sekhar Das menjelaskan tentang visi jangka panjang mengenai pengembangan kota kognitif. “Nusantara memiliki peluang untuk menjadi lebih dari sekadar kota cerdas, Nusantara dapat berevolusi menjadi cognitive city. Seiring transformasi industri pengetahuan global, kota-kota harus beralih dari infrastruktur digital yang statis menuju sistem kecerdasan yang adaptif,” kata Subhranshu. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

56 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.