Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Berencana Perluas Serangan ke Kelompok-kelompok yang Didukung Iran

📅 Selasa, 06 Feb 2024, 00:00 WIB | Oleh:
AS Berencana Perluas Serangan ke Kelompok-kelompok yang Didukung Iran Doc: AFP/MANDEL NGAN
Ket. Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan berbicara saat di Ruang Pengarahan Brady Gedung Putih, Washington DC, AS, Minggu (4/2).

WASHINGTON - Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, pada Minggu (4/2), mengatakan Amerika Serikat (AS) bermaksud melancarkan serangan lebih lanjut terhadap kelompok-kelompok yang didukung Iran di Timur Tengah, setelah menyerang faksi-faksi yang bersekutu dengan Teheran di Irak, Suriah, dan Yaman selama beberapa waktu terakhir.

Dikutip dari The Straits Times, AS dan Inggris melancarkan serangan terhadap 36 sasaran Houthi di Yaman, sehari setelah militer AS menyerang kelompok yang didukung Teheran di Irak dan Suriah sebagai pembalasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS di Yordania.

"Kami bermaksud melakukan serangan tambahan, dan tindakan tambahan, untuk terus mengirimkan pesan yang jelas bahwa Amerika Serikat akan merespons ketika pasukan kami diserang, ketika rakyat kami terbunuh," kata Sullivan pada acara Meet The Press di NBC.

Serangan tersebut merupakan pukulan terbaru dalam konflik yang telah menyebar ke Timur Tengah sejak 7 Oktober, ketika kelompok militan Palestina yang didukung Iran, Hamas, menyerbu Israel dari Jalur Gaza sehingga memicu perang.

Upaya diplomatik pemerintahan Biden untuk membendung dampak perang juga terus berlanjut, dengan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, berangkat ke wilayah tersebut pada Minggu sore.

Kelompok-kelompok dukungan Teheran yang menyatakan dukungannya terhadap Palestina telah memasuki konflik di seluruh kawasan dengan Hizbullah menembaki sasaran-sasaran Israel di perbatasan Lebanon-Israel, milisi Irak menembaki pasukan AS di Irak dan Suriah, dan Houthi telah menembaki kapal-kapal yang berlayar di Laut Merah.

Hindari Konflik

Iran sejauh ini menghindari peran langsung dalam konflik tersebut, meskipun Iran mendukung kelompok-kelompok tersebut. Pentagon mengatakan pihaknya tidak menginginkan perang dengan Iran, dan tidak yakin Teheran juga menginginkan perang.

Sullivan menolak menjelaskan apakah AS akan menyerang situs-situs di Iran, sesuatu yang sangat hati-hati dihindari oleh militer AS.

Berbicara pada program Face The Nation di CBS beberapa saat sebelumnya, ia mengatakan aksi serangan pada tanggal 2 Februari adalah awal, bukan akhir, dari respons kami, dan akan ada langkah-langkah lainnya, ada yang terlihat, ada yang mungkin tidak terlihat. "Saya tidak akan menggambarkannya sebagai kampanye militer terbuka," katanya.

Pentagon mengatakan serangan tanggal 3 Februari di Yaman menghantam fasilitas penyimpanan senjata, sistem rudal, peluncur, dan kemampuan lain yang terkubur yang digunakan Houthi untuk menyerang kapal-kapal di Laut Merah, seraya menambahkan bahwa pihaknya menargetkan 13 lokasi.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea mengatakan serangan itu tidak akan terjadi tanpa tanggapan dan konsekuensi.

Juru bicara Houthi lainnya, Mohammed Abdulsalam, mengindikasikan kelompok itu tidak akan tergoyahkan, dan mengatakan keputusan Yaman untuk mendukung Gaza tidak akan terpengaruh oleh serangan apa pun.

Warga menceritakan betapa mereka diguncang oleh ledakan dahsyat. "Bangunan tempat saya tinggal berguncang," kata Fatimah, seorang warga Sanaa yang dikuasai Houthi, seraya menambahkan bahwa sudah bertahun-tahun dia tidak merasakan ledakan serupa di negara yang telah menderita perang selama bertahun-tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.