Apri/Fadia Tak Ingin Patah Semangat Meski Tak Lolos ke Perempat Final Olimpiade
📅 Rabu, 31 Jul 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Wahyu Putro A
Jakarta - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengaku tidak ingin patah semangat meskipun masih belum berhasil lolos ke perempat final Olimpiade Paris 2024.
Langkah Apri/Fadia dipastikan terhenti dalam rangkaian ajang olahraga terbesar di dunia itu setelah berada di peringkat terakhir Grup A dan tidak mengoleksi satu pun kemenangan.
"Pastinya sedih, sedih dan kecewa, karena di tiga pertandingan ini kalah semua, tapi saya bersyukur bisa Olimpiade. Saya akan terus berproses untuk ke depannya," kata Fadia, dikutip dari keterangan singkat Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Selasa.
Apri, yang sudah pernah memenangkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020, mengaku tampil di Paris dengan semangat yang baru.
"Apri pribadi sudah tidak mau membawa (pencapaian di) Tokyo. Sekarang saya main dengan partner baru, sehingga secara mentalitas pikiran itu sudah harus berubah," ungkap Apri.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi (emas Olimpiade Tokyo) kemarin, itu menjadi motivasi saya, itu menjadi achievement luar biasa untuk saya… Kami memang sedih banget hari ini, kecewa juga hari ini, banyak pelajaran yang kami ambil juga untuk ke depannya," ujarnya menambahkan.
Di sisi lain, Fadia, yang baru pertama kali tampil di panggung Olimpiade, mengaku belajar banyak dari tiga pertandingan yang ia lakoni bersama Apri.
"Pelajaran yang paling berharga banget buat aku, terutama karena ini Olimpiade pertama buat aku. Perjalanan ke sini tidak mudah juga, sempat naik-turun, sampai juga cedera," ungkap Fadia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Banyak juga struggle yang kita lewati, dan pastinya itu menjadi pembelajaran paling berharga untuk terus berproses," ujarnya menambahkan.
Sementara itu, dari cabang bulu tangkis, Indonesia masih meloloskan satu wakil saja ke babak utama Olimpiade Paris 2024, yaitu ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Masih ada beberapa peluang yang dimiliki Indonesia, yakni dari tunggal putra Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, serta tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!