Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Angka Kemiskinan di Jateng Turun, Gubernur Luthfi: Ini Kerja Bersama, tapi Jangan Lengah

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 19:35 WIB | Oleh:
 Angka Kemiskinan di Jateng Turun, Gubernur Luthfi: Ini Kerja Bersama, tapi Jangan Lengah Doc: koran jakarta/dok
Ket. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah mencatatkan kemajuan dalam upaya pengentasan kemiskinan. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah menunjukkan, tingkat kemiskinan pada Maret 2025 mengalami penurunan menjadi 9,48 persen. Angka ini turun 0,10 persen poin dibandingkan September 2024 yang berada di 9,58 persen.

Secara absolut, jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah berkurang sebanyak 29.650 orang, dari 3,4 juta menjadi 3,37 juta jiwa.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik capaian ini, seraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah bekerja keras menurunkan angka kemiskinan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak. BPS merilis data yang menunjukkan kemiskinan di Jateng turun. Kita bukan lagi provinsi termiskin. Ini keberhasilan kolektif, bukan kerja satu-dua orang,” ujar Luthfi, di Semarang, Sabtu (26/7).

Meski demikian, Luthfi menekankan bahwa tantangan belum selesai. Ia mengingatkan agar semua pihak tidak cepat berpuas diri dan terus memperkuat kerja kolaboratif untuk menjaga tren penurunan angka kemiskinan.

“Tim yang telah dibentuk harus bisa memastikan tren ini terus menurun. Kita harus kerja serius dan konsisten di sektor-sektor yang relevan,” tegasnya.

Pihaknya menilai dua sektor krusial yakni pendidikan dan perumahan, upaya menurunkan angka kemiskinan tidak dapat dilepaskan dari kualitas akses pendidikan yang dimiliki anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Kalau anak-anak dari keluarga miskin putus sekolah, maka lingkaran kemiskinan akan terus berulang. Maka infrastruktur sekolah yang jadi tanggung jawab provinsi, seperti SMA dan SMK, akan kami perbaiki dan bangun,” ungkapnya.

Selain pendidikan, pemerintah provinsi juga terus berupaya menanggulangi persoalan rumah tidak layak huni (RTLH).

Saat ini tercatat sekitar 1.012.113 unit RTLH di Jateng. Pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki 17.000 unit selama tahun 2025.

Program perbaikan RTLH juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota, dana CSR perusahaan, Baznas, BUMD dan BUMN sebagai bagian dari sinergi lintas sektor.

Penguatan Data

Gubernur Luthfi menyatakan penguatan data dan akurasi sasaran menjadi kunci penting dalam mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu, kerja sama dengan Kementerian Sosial dalam menyusun data terpadu terus dilakukan, termasuk dalam pemberian bantuan sosial yang tepat sasaran.

Di bidang kesehatan, Pemprov Jateng melanjutkan program Speling (sistem pelayanan keliling) untuk mempercepat akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem, terutama di daerah pelosok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.