Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aneh Tapi Nyata, Presiden Ukraina Sebut Absurd Rusia Jadi Ketua Dewan Keamanan PBB

📅 Minggu, 02 Apr 2023, 21:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aneh Tapi Nyata, Presiden Ukraina Sebut Absurd Rusia Jadi Ketua Dewan Keamanan PBB Doc: ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Ket. Foto arsip - Presiden Joko Widodo disambut oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat tiba di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, Rabu (29/6/2022).

Istanbul - Aneh tapi nyata. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Sabtu mengatakan status Rusia sebagai ketua Dewan Keamanan (DK) PBB bulan ini adalah hal absurd yang menunjukkanbadan dunia tersebut mengalami kebangkrutan.

"Kemarin (Jumat), tentara Rusia membunuh lagi anak Ukraina, seorang bayi laki-laki berusia 5 bulan bernama Danylo. Dari Avdiivka, di Donbas, bersama orang tuanya yang terluka. Pada saat yang sama, Rusia mengetuai Dewan Keamanan PBB," kata Zelenskyy.

Tahun laluZelenskyymempertanyakan efektivitas Dewan Keamanan PBB yang belum bisa mengambil tindakan apa pun terhadap invasi Rusia di Ukraina pada 24 Februari.

Dia meminta badan dunia tersebut direformasi.

Zelenskyymenuding Dewan Keamanan PBB belum mengeluarkan pernyataan bahwa Rusia melakukan teror di Ukraina. Untuk itu, badan ini mesti direformasi.

Zelenskyymengaku telah menandatangani dua dekrit Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional (NSDC) terkait sanksi kepada lebih dari 650 orang dalam industri pertahanan Rusia, serta orang-orang yang terlibat dalam perang di Ukraina.

"NSDC akan melanjutkan upaya ini. Dan tidak satu pun dari mereka yang membantu, … bekerja demi mereka (Rusia), memasok, atau membuat senjata untuk meneror, tidak ada yang akan lolos dari tanggung jawab," kata Zelenskky.

Rusia pada Sabtu resmi mendapatkan giliran menjadi presiden Dewan Keamanan PBB selama satu bulan ke depan sebelum digantikan Swiss pada Mei nanti.

Dewan Keamanan PBB adalah badan internasional yang salah satunya bertanggung jawab menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

DewanKeamanan PBB beranggotakan 15 negara, yang terdiri dari lima anggota tetap, meliputi Inggris, China, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat, serta 10 anggota tidak tetap yang dipilih oleh Majelis Umum PBB untuk menjalani masa tugas dua tahun.

Lima anggota tidak tetap diganti setiap tahun.

Ke-15 anggota DK PBB berhak menduduki kursi kepresidenan selama sebulan, dengan pola bergilir.

Sebagai anggota tetap dalam Dewan Keamanan PBB, Rusia dapat memveto atau berhak membatalkan resolusi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

25 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.