Alcaraz Selangkah Lagi Kembali Nomor Satu Dunia
📅 Selasa, 09 Mei 2023, 06:55 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Pierre-Philippe MARCOU / AFP
MADRID - Carlos Alcaraz bakal kembali menjadi petenis peringkat teratas dunia setelah mempertahankan gelar Madrid Open. Petenis Spanyol itu meraih gelar ke-10 dalam kariernya dengan kemenangan 6-4, 3-6, 6-3 atas Jan-Lennard Struff, Senin (8/5) dini hari WIB.
Dia memiliki kesempatan merebut kembali peringkat satu dunia dari Novak Djokovic hanya dengan memainkan satu pertandingan di Roma Masters pekan depan yang merupakan ajang pemanasan sebelum Prancis Open.
Alcaraz yang saat ini menempati peringkat kedua, menghabiskan 20 pekan di posisi teratas setelah kemenangannya di AS Open, bulan September tahun lalu. Dia menjadi pemain termuda yang mencapai peringkat satu dunia. Kemenangan Djokovic di Australia Open membuatnya menggusur Alcaraz dan pemain berusia 20 tahun itu memastikan dia akan bermain pekan depan di Ibu Kota Italia.
"Ini adalah pencapaian yang sangat bagus, memenangkan turnamen Masters 1000 keempat saya, mempertahankan gelar di sini dan hampir memulihkan posisi nomor satu," ujar Alcaraz. Ini sangat besar yang dilakukan. Dia sangat bangga dengan pekerjaan dan pencapaian ini. Alcaraz ambisius pergi ke Roma.
Alcaraz melanjutkan persiapannya di Roland Garros dengan menambahkan trofi Madrid Open usai meraih kemenangan di Barcelona, Buenos Aires, dan Indian Wells tahun ini. Kemenangan dan kembalinya ke peringkat teratas menegaskan kembali masa depannya yang cerah. Alcaraz mengatakan satu-satunya kekhawatirannya untuk masa depannya di tenis adalah cedera, bukan aspek mental.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya harus berusaha menjaga diri sendiri sebaik mungkin," ujarnya. "Masalah mental, lelah menang, bepergian, atau bermain tenis, tidak membuat saya khawatir karena tahu itu tidak akan terjadi," tandasnya. Yang mungkin membuat dia khawatir di masa depan adalah masalah cedera. Alcaraz pemain termuda sejak Rafael Nadal tahun 2006 yang mempertahankan gelar ATP Masters 1000.
Meskipun 13 tahun lebih tua dari Alcaraz, Struff menunjukkan tidak mudah ditaklukkan. "Tentu saja saya ingin berusaha keras untuk menang. Tapi sejujurnya saya tidak menyangka akan bermain di final," ujar Struff. Dia awalnya kalah dalam kualifikasi akhir pekan lalu sebelum diberikan slot di undian utama setelah penarikan diri petenis lainkarena cedera. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!