Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Air Baku Tirta Bhagasasi Akan Ditambah

📅 Jumat, 16 Feb 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Air Baku Tirta Bhagasasi Akan Ditambah Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan saat melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Direktorat Air Tanah dan Baku pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta pada Senin (12/2).

BEKASI - Usulan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menambah debit air baku dalam rangka memaksimalkan pelayanan air bersih di bawah pengelolaan Perumda Tirta Bhagasasi disetujui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Basuki mengatakan, proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur menjadi salah satu solusi penambahan debit air baku bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Bekasi. "Tambahan SPAM air Jatiluhur, termasuk offtaker-nya untuk Bekasi. Saat ini sudah dimulai. Tarifnya sudah disepakati di Jakarta," katanya di Bekasi, Kamis.

Menurut Basuki, penambahan debit air baku ini menjadi upaya pemerintah untuk mencapai kehidupan yang layak bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, juga untuk meningkatkan infrastruktur air, sanitasi, serta menangani kasus stunting.

"Untuk hidup layak harus ada air dan sanitasi. Tapi buat makmur perlu konektivitas. Saya kira dua hal tersebut penting," katanya. Basuki mengaku untuk mencapai kehidupan layak bagi masyarakat di negara-negara maju dibutuhkan air dan sanitasi. Dia menyebut contoh Portugal yang sudah memberikan layanan air minum kepada 99 persen penduduknya.

"Jadi, kalau untuk hidup layak perlu layanan air dan sanitasi. Kalau di Indonesia air dan sanitasi untuk mengatasi stunting. Sedangkan untuk mencapai kemakmuran rakyat, perlu konektivitas," tandas Basuki.

40 Persen

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim, mengatakan kapasitas cakupan layanan air bersih baru 40 persen dari total jumlah penduduk. Kebutuhan air bakunya sebanyak 4.600 liter per detik.

"Ini menyebabkan keterbatasan cakupan layanan air bersih di sebagian besar wilayah, terutama bagian utara seperti Kecamatan Babelan dan Tarumajaya," tuturnya. Usep bersama Pemkab Bekasi pada awal pekan ini telah mengunjungi Kementerian PUPR untuk minta penambahan debit air baku. Permintaan ditujukan kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air serta Direktorat Air Tanah dan Baku.

Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menambahkan usulan permohonan penambahan debit air baku yang disampaikan kepada Kementerian PUPR berasal dari pasokan saluran Tarum Barat dan Bendung Palanta. Pengolahan air di Babelan sampai Tarumajaya selalu mengalami masalah.

Itu terutama saat musim kemarau, di mana debit air Bendung Nowo selalu turun drastic. Selain itu, dari hulu sudah sangat tercemar.

"Maka, kami minta pasokan air agar bisa diolah Tirta Bhagasasi," jelas Dani.

Lebih jauh Dani menyebut jika pemberian pasokan air baku dari dua saluran tersebut dapat dipenuhi sebanyak lima liter per detik, maka pemenuhan layanan air bersih di dua kecamatan tersebut akan tercukupi. Sebab saat ini kapasitas pasokan hanya dua liter per detik.

Sekarang ini masyarakat Tarumajaya, kata Dani, menanti rencana penambahan air baku dari SPAM Jatiluhur. Jika tidak dikurangi, akan ada sebanyak 100 liter per detik tambahan air baku. Kemudian, dari Bendungan Cibeet 3.000 liter per detik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

40 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.