Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

5 Cara Menjelajahi Greenland, Wilayah yang Ingin Dikuasai Donald Trump

📅 Sabtu, 25 Jan 2025, 15:45 WIB | Oleh:
5 Cara Menjelajahi Greenland, Wilayah yang Ingin Dikuasai Donald Trump Doc: BBC/Getty
Ket. Ilulissat Icefjord adalah tempat favorit Hammond untuk menikmati Cahaya Utara Greenland yang memukau.

Greenland dinobatkan sebagai salah satu dari 25 tempat terbaik untuk dikunjungi pada tahun 2025 versi BBC Travel.

Dengan luas 2,16 juta km persegi, Greenland adalah pulau terbesar di dunia dan yang paling jarang penduduknya. Lapisan es yang sangat besar menutupi sekitar 80% wilayahnya; sebagian besar penduduk (56.000 jiwa) tinggal di daerah perkotaan di sepanjang pantai barat daya.

Namun, Greenland tetap menarik pengunjung dengan latar belakang alamnya yang menakjubkan berupa gletser dan gunung es. Para petualang menikmati kegiatan berkayak, hiking, dan naik kereta luncur di alam liar yang luas. Matahari tengah malam, Cahaya Utara, dan desa-desa warna-warni semakin menambah daya tarik destinasi Arktik ini.

Aleqa Hammond, perdana menteri perempuan pertama Greenland (2013-2014) memaparkan bagaimana cara menjelajahi negeri yang penuh kontras ini.

Berikut cara menjelajahi Greenland yang jadi favorit Hammond, sebagaimaan ditulis BBC.

1. Museum & Arsip Nasional Greenland, tempat terbaik untuk menemukan sejarah Greenland

Nuuk, ibu kota Greenland, dihuni sekitar 20.000 penduduk. Namun, "kota ini lebih seperti kota metropolitan", kata Hammond. "Ada museum, kafe, banyak tempat belanja dan konser, kota ini sangat ramai."

Terletak di Pelabuhan Kolonial Nuuk, Museum & Arsip Nasional Greenland adalah tempat menarik untuk mempelajari sejarah dan budaya negara ini. "Museum ini benar-benar layak dikunjungi," kata Hammond. "Museum ini terorganisasi dengan baik dan melakukan banyak penggalian arkeologi di tempat-tempat terpencil di Greenland."

Pameran museum mencakup rentang sejarah Greenland yang luas, dari budaya Paleo-Eskimo pertama yang hadir ribuan tahun lalu hingga periode pemukiman bangsa Nordik pada abad ke-10 dan migrasi Thule pada abad ke-13, diikuti oleh kolonisasi Denmark pada abad ke-18.

Museum ini juga terkenal dengan koleksi mumi Qilakitsoq yang terpelihara dengan baik – sisa-sisa mumi alami dari sebuah keluarga dari budaya Paleo-Eskimo Saqqaq di Greenland Utara, yang hidup antara tahun 2500 SM hingga 800 SM.

Situs web:  https://en.nka.gl/

3. Museum Seni Nuuk, tempat terbaik untuk menikmati dunia seni Greenland

Sebagai pusat budaya yang penting, Museum Seni Nuuk memamerkan perpaduan seni Greenland dan seni internasional.

Fokus utamanya adalah memamerkan karya seniman Greenland dan penggambaran Greenland dalam seni. Mencakup sejumlah besar karya seniman lanskap awal abad ke-20 Emanuel A Petersen , yang dikenal karena penggambaran romantisnya tentang alam Greenland. Pameran museum memamerkan berbagai media, termasuk lukisan, cat air, gambar, dan patung yang terbuat dari bahan-bahan seperti batu sabun, gading, dan kayu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

57 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.