Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

30 Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi di Blok M, Sudin LH Jaksel Ungkap Penyebabnya

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 18:02 WIB | Oleh:
30 Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi di Blok M, Sudin LH Jaksel Ungkap Penyebabnya Doc: ANTARA/Sigid Kurniawan
Ket. ilustrasi Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menguji emisi kendaraan bermotor saat razia di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

JAKARTA - Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) bekerja sama dengan Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan dan Dinas Perhubungan (Dishub) mencatat sebanyak 30 kendaraan tak lolos uji emisi di Pintu Keluar, Terminal Blok M, Kebayoran Baru.

"Uji emisi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk memperbaiki kualitas udara di Ibukota serta memastikan seluruh kendaraan yang melintas memenuhi standar ambang batas emisi gas buang," kata Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Tuty Ernawati Sapardin di Jakarta, Kamis (9/4).

Tuty mengatakan kegiatan uji emisi digelar sebagai aksi penaatan hukum yang dijadwalkan melalui razia uji emisi kendaraan bermotor.

Dia merinci, dari hasil uji emisi yang dilakukan hari ini, pihaknya berhasil menjangkau 130 kendaraan, baik itu roda dua dan roda empat berbahan bakar bensin maupun solar. Dimana, dalam kesempatan itu, 30 kendaraan diantaranya tidak lulus uji emisi.

"Banyak kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Penyebabnya beragam, mulai dari modifikasi knalpot hingga filter udara yang kotor. Padahal, kondisi kendaraan yang tidak prima justru memicu pemborosan BBM," ucapnya.

Sebagai solusi, lanjut Tuty, bagi kendaraan yang tidak lulus, masyarakat diarahkan untuk mengikuti layanan uji emisi gratis yang akan diselenggarakan kembali di beberapa titik, ataupun melakukan servis berkala kendaraan yang dimiliki.

Pemprov DKI Jakarta terus mendorong masyarakat agar tidak hanya bergantung pada layanan gratis dari pemerintah. Mengingat banyaknya bengkel yang kini memiliki fasilitas uji emisi, warga diharapkan melakukan pengujian secara mandiri saat melakukan servis rutin.

"Dengan rutin melakukan uji emisi, masyarakat tidak hanya berkontribusi pada terciptanya udara Jakarta yang lebih sehat, tetapi juga membantu efisiensi penggunaan energi secara nasional melalui pemeliharaan mesin kendaraan yang optimal," kata dia.

Sementara itu, Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP. Joko Purnomo menambahkan, dalam kegiatan ini turut dikerahkan sedikitnya 25 personel gabungan guna memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas dan tentunya mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan imbauan kepada pengendara.

Joko menyebut, pihak kepolisian dalam hal ini juga memberikan catatan penting terkait rencana regulasi ke depan.

Lantaran saat ini, sedang dilakukan pembahasan mendalam mengenai wacana menjadikan hasil uji emisi sebagai salah satu syarat administratif dalam perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan spesifikasi standar kendaraan, seperti knalpot standar dan kaca spion lengkap. Selain untuk lingkungan, ini juga untuk keselamatan di jalan," ucap Joko. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.