Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

250 Wisman Masuk ke Tanjungpinang Lewat Jalur Laut di Hari Pertama 2026

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
250 Wisman Masuk ke Tanjungpinang Lewat Jalur Laut di Hari Pertama 2026 Doc: Antara

Tanjungpinang - Sebanyak 250 wisatawan mancanegara (wisman) masuk perdana pada hari pertama tahun 2026 ke Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggunakan jalur transportasi laut.

Ratusan wisman tersebut diangkut dengan tiga kapal ferry, terdiri dua kapal dari Singapura dan satu kapal dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kamis siang.

"Totalnya sekitar 250 orang, yang didominasi wisman asal Malaysia dan Singapura," kata Kepala Imigrasi Tanjungpinang Ben Yuda Karubaba, Kamis.

Kedatangan para turis asing perdana itu disambut meriah oleh jajaran Pemkot Tanjungpinang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wisatawan disambut dengan tradisi khas Melayu, berupa pertunjukan pencak silat diiringi musik tradisional, pembagian buket bunga, serta pemasangan tanjak (penutup) kepala tradisional dari Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza.

"Welcome to Tanjungpinang, Province of Riau Island," kata Wali Kota Lis saat menyambut wisman dari Singapura di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Lis berharap kedatangan wisman di awal tahun ini jadi momentum meningkatkan kunjungan wisata sekaligus perekonomian masyarakat di pusat ibu kota Provinsi Kepri tersebut.

Ia juga mengajak semua stakeholder, mulai dari pemerintah, swasta, pelaku usaha, serta masyarakat memberikan pelayanan prima kepada wisatawan agar mereka betah dan nyaman selama berkunjung di Tanjungpinang.

Pemkot pun terus berbenah dari berbagai aspek penunjang pariwisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan, seperti pembenahan akses transportasi, destinasi wisata serta memperbanyak event wisata.

"Wisatawan yang datang kemari, rata-rata bawa keluarga. Mereka senang berada di Tanjungpinang untuk menikmati destinasi wisata kuliner, sejarah maupun budaya," ungkap Lis.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang Nazri menyampaikan jumlah kunjungan wisman periode Januari hingga Oktober 2025, mencapai 53 ribu orang. Ia optimistis kunjungan wisman sampai Desember menyentuh 63 ribu orang, dengan rata-rata kunjungan 5.000 orang per bulan.

Nazri menyebut kunjungan wisman Tanjungpinang 2025 tidak mampu memenuhi target 100 ribu kunjungan dipicu minimnya agenda wisata bertaraf internasional, lalu promosi wisata yang kurang masif, serta kondisi perekonomian regional maupun internasional.

"Kalau kunjungan wisatawan nusantara per Oktober 2025, sudah mencapai 630 ribu orang," demikian Nazri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.