24 Orang Tewas Akibat Longsor di India, Ratusan Orang Terjebak dalam Lumpur
📅 Selasa, 30 Jul 2024, 13:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Indian Express
NEW DELHI - Tanah longsor di India yang dipicu oleh hujan monsun yang deras menewaskan sedikitnya 24 orang, ratusan lainnya dikhawatirkan terjebak di bawah lumpur dan puing-puing, kata sejumlah pejabat Selasa (30/7).
Negara bagian pesisir selatan, Kerala, dilanda hujan lebat, dan runtuhnya jembatan utama di lokasi bencana di distrik Wayanad menghambat upaya penyelamatan, menurut laporan media setempat.
"Sejauh ini, kami telah menerima 24 jenazah di berbagai rumah sakit," kata Menteri Kesehatan Kerala, Reena George, kepada kantor berita Press Trust of India.
"Banyak yang terluka, mereka dirawat" di rumah sakit distrik, katanya.
Gambar-gambar yang diterbitkan Pasukan Tanggap Bencana Nasional memperlihatkan petugas penyelamat membawa jenazah dengan tandu keluar dari lokasi bencana melewati tanah berlumpur dan puing-puing yang terlempar akibat kuatnya hantaman tanah longsor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Militer India mengatakan telah mengerahkan lebih dari 200 tentara ke daerah itu untuk membantu pasukan keamanan negara dan petugas pemadam kebakaran dalam upaya pencarian dan penyelamatan.
"Ratusan orang diduga terjebak," katanya dalam sebuah pernyataan.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan telah meyakinkan pemerintah Kerala untuk memberikan "semua bantuan yang mungkin" terkait situasi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pikiran saya bersama semua orang yang telah kehilangan orang yang mereka cintai dan doa bersama mereka yang terluka," katanya dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.
Hujan deras dan angin kencang diperkirakan terjadi di Kerala pada hari Selasa, kata badan manajemen bencana negara bagian itu.
Sangat Sedih
Pemimpin oposisi India Rahul Gandhi, yang mewakili Wayanad di parlemen, mengatakan "sangat sedih" atas bencana tersebut.
"Saya berharap mereka yang masih terjebak dapat segera dibawa ke tempat aman," imbuhnya.
Beberapa orang yang terluka akibat tanah longsor dibawa ke rumah sakit di distrik tersebut untuk mendapatkan perawatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!