Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terbongkar, Solar Bersubsidi Truk Sampah DLH Surabaya Diduga Dijual Sopir Bertahun-tahun, Eri Cahyadi Minta Diproses Hukum

8 Minggu, 08 Nov 2026, 13:30 WIB | Oleh:
Terbongkar, Solar Bersubsidi Truk Sampah DLH Surabaya Diduga Dijual Sopir Bertahun-tahun, Eri Cahyadi Minta Diproses Hukum Terbongkar, Solar Bersubsidi Truk Sampah DLH Surabaya Diduga Dijual Sopir Bertahun-tahun, Eri Cahyadi Minta Diproses Hukum Doc: Istimewa
Ket. Penanganan kasus ini tidak akan hanya menyasar kedua pengemudi. DLH juga akan menyerahkan temuan tersebut kepada aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk pegawai administrasi di lingkungan dinas.

SURABAYA – Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya terungkap. Solar yang seharusnya digunakan untuk operasional truk pengangkut sampah diduga disedot dari tangki kendaraan, kemudian dipindahkan ke galon-galon untuk diperjualbelikan.

Praktik yang ditemukan di sekitar kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo tersebut bahkan diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan kasus tersebut tidak akan berhenti pada pemeriksaan internal. Ia meminta seluruh pihak yang terbukti terlibat, baik pengemudi maupun pegawai lainnya, diproses sesuai ketentuan hukum.

Eri mengaku telah menerima laporan langsung dari Kepala DLH Surabaya M Fikser mengenai dugaan pengalihan solar dari tangki truk sampah ke tempat lain.

"Saya menerima laporan dari Kepala DLH Pak Fikser, masalah BBM yang puluhan tahun BBM ini diambil dari tangki truk, dioper lagi ke tempat lain," kata Eri, Minggu (8/11).

Menurut Eri, pengungkapan praktik tersebut menjadi bagian dari upaya membersihkan tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemkot Surabaya. Ia meminta setiap perangkat daerah berani membuka penyimpangan, sekalipun praktik tersebut diduga sudah berlangsung lama.

"Saya bilang ke Pak Fikser, kalau itu amar ma'ruf nahi munkar, kalau itu kebenaran, tolong dibuka dan harus berani buka," ujarnya.

Ia menegaskan, dugaan jual beli solar subsidi di sekitar TPA Benowo harus dibawa ke ranah hukum agar seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban.

"Aktivitas jual beli solar subsidi di sekitar TPA Benowo ini saya pastikan diproses hukum. Matur nuwun (terima kasih) teman-teman DLH yang sudah berani bongkar hal-hal tidak benar seperti ini," tegasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Surabaya M Fikser mengungkapkan, terbongkarnya dugaan praktik tersebut bermula dari kegiatan survei lapangan untuk persiapan penilaian Adipura. DLH saat itu membagi sejumlah tim guna memeriksa kondisi wilayah, termasuk kawasan Surabaya Barat dan Selatan.

Salah satu tim yang bertugas di Surabaya Barat menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Ketika itu, tim harus menunggu pintu akses kawasan dibuka sebelum melanjutkan survei. Dalam situasi tersebut, mereka melihat sebuah truk sampah DLH yang seharusnya langsung meninggalkan lokasi justru berhenti di tempat lain yang berhadapan dengan area parkir petugas.

"Pada saat mereka survei, sampai di barat tepatnya di dekat GBT, itu kemudian terkunci. Mereka menunggu kunci itu dibuka, kunci pintu jalan ya supaya mereka bisa masuk," kata Fikser.

Namun, perhatian tim kemudian tertuju pada pergerakan truk sampah yang dinilai tidak biasa.

"Pada saat proses menunggu mereka melihat ada truk sampah yang kemudian dia harusnya langsung keluar, tetapi dia mampir lagi ke satu tempat yang kebetulan berhadapan dengan tempat parkirnya teman-teman," ungkapnya.

Mengetahui hal tersebut, Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Lingkungan Hidup DLH Surabaya Wasis Sutikno bersama Sekretaris DLH Maria Agustin Yuristina langsung melakukan pengecekan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.