Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AMD, IBM, dan Oak Ridge Kembangkan Fondasi Komputasi Klasik untuk Era Kuantum

8 Minggu, 08 Nov 2026, 17:28 WIB | Oleh:
AMD, IBM, dan Oak Ridge Kembangkan Fondasi Komputasi Klasik untuk Era Kuantum AMD, IBM, dan Oak Ridge Kembangkan Fondasi Komputasi Klasik untuk Era Kuantum Doc: IBM
Ket. Sebuah platform perancangan bersama (codesign) baru untuk koreksi kesalahan kuantum—hasil kolaborasi antara IBM, Oak Ridge National Laboratory (ORNL), dan AMD—menempatkan komputer kuantum IBM di lokasi yang sama dengan sistem komputasi berkinerja tinggi (High-Performance Computing) Umbra milik ORNL (di sebelah kanan, paling dekat dengan rak berwarna hitam). Umbra terdiri dari GPU AMD Instinct MI355X dan CPU AMD EPYC generasi ke-5.

JAKARTA – Pengembangan komputer kuantum tidak hanya bergantung pada kemajuan prosesor kuantum, tetapi juga membutuhkan dukungan komputasi klasik berkinerja tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, AMD berkolaborasi dengan IBM dan Oak Ridge National Laboratory (ORNL) untuk membangun platform yang mengintegrasikan teknologi komputasi kuantum dan komputasi klasik.

Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan platform codesign untuk koreksi kesalahan kuantum (quantum error correction). Platform tersebut dirancang menjadi lingkungan penelitian bersama untuk menguji arsitektur perangkat keras, perangkat lunak, serta alur kerja yang diperlukan dalam pengembangan sistem komputasi kuantum hibrida.

Dalam kolaborasi ini, IBM menyediakan teknologi komputasi kuantum, ORNL menghadirkan lingkungan penelitian ilmiah dan infrastruktur komputasi berkinerja tinggi, sedangkan AMD menyumbangkan teknologi CPU, GPU, FPGA, serta perangkat lunak terbuka untuk menghubungkan pemrosesan kuantum dengan berbagai beban kerja ilmiah.

Tahap awal implementasi akan mengintegrasikan komputer kuantum IBM, termasuk IBM Quantum Nighthawk dengan 120 qubit, bersama sistem komputasi berkinerja tinggi (HPC) Umbra milik ORNL.

Sistem Umbra tersebut ditenagai prosesor AMD EPYC generasi kelima dan GPU AMD Instinct MI355X. Integrasi ini memungkinkan para peneliti mengevaluasi bagaimana komputer kuantum dapat bekerja berdampingan dengan infrastruktur komputasi klasik dalam satu lingkungan terpadu.

Corporate Fellow sekaligus Head of Research & Advanced Development AMD, Ralph Wittig, mengatakan pengembangan sistem kuantum yang bermanfaat membutuhkan kolaborasi erat antara komunitas komputasi kuantum dan klasik.

Menurutnya, keahlian AMD dalam teknologi CPU, GPU, dan FPGA dapat mendukung berbagai kebutuhan sistem, mulai dari pengendalian waktu nyata hingga superkomputasi berkinerja tinggi.

Melalui kerja sama dengan IBM, ORNL, dan mitra ekosistem lainnya, AMD berupaya mengembangkan serta menguji kemampuan prosesor kuantum, komputasi klasik, dan perangkat lunak untuk bekerja bersama dalam skala besar.

Integrasikan CPU, GPU, dan FPGA

Pengembangan sistem komputasi kuantum hibrida menghadapi tantangan karena setiap jenis pemrosesan memiliki karakteristik dan kebutuhan berbeda. Sistem pengendalian membutuhkan respons cepat dan ketepatan waktu, sedangkan simulasi serta perhitungan ilmiah memerlukan kemampuan pemrosesan paralel dalam skala besar.

Selain itu, diperlukan sistem orkestrasi untuk mengoordinasikan seluruh sumber daya komputasi agar dapat bekerja secara terpadu.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, AMD mengembangkan pendekatan deep codesign dengan memanfaatkan portofolio teknologi komputasi berkinerja tinggi yang dimilikinya.

Ada empat komponen teknologi utama yang disiapkan untuk mendukung integrasi sistem kuantum dan klasik.

Pertama, CPU AMD EPYC menyediakan kemampuan orkestrasi dan pemrosesan komputasi serbaguna untuk mengoordinasikan sistem hibrida kuantum-klasik yang kompleks.

Kedua, GPU AMD Instinct digunakan untuk mempercepat simulasi, optimisasi, dan komputasi ilmiah paralel yang mendukung berbagai beban kerja kuantum.

Ketiga, AMD Versal Adaptive SoC menyediakan kemampuan pengendalian dengan latensi rendah, pembacaan hasil (readout), serta dekode yang diperlukan di dekat prosesor kuantum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026.

28 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kemnaker Jelaskan Persyarat...
Daerah
Perum Bulog Bandung Jamin S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.