Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Strategi Besar Cegah Karhutla! Pemerintah Gandeng Ratusan Pengusaha Tambang di Kalteng

7 Sabtu, 07 Nov 2026, 04:29 WIB | Oleh:
Strategi Besar Cegah Karhutla! Pemerintah Gandeng Ratusan Pengusaha Tambang di Kalteng Strategi Besar Cegah Karhutla! Pemerintah Gandeng Ratusan Pengusaha Tambang di Kalteng Doc: Antara foto
Ket. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq usai Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan pada Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Kalimantan Tengah, di Jakarta, Jumat (6/11).

JAKARTA - Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemerintah menggandeng 400 pelaku usaha di sektor pertambangan untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara kolaboratif di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Faisol mengatakan keterlibatan sektor pertambangan melengkapi dukungan hampir 200 perusahaan perkebunan dan kehutanan yang sebelumnya telah bergerak bersama pemerintah memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

"Jadi semuanya terlibat. Kemarin yang dari sektor kehutanan dan perkebunan terlibat hampir 200 pengusaha, perusahaan di sektor perkebunan dan kehutanan. Hari ini yang kita undang ada 400 unit usaha di sektor pertambangan dan tadi telah menyatakan langkah-langkah tindak lanjut," katanya di Jakarta, Jumat.

Dia menegaskan hal itu usai Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan pada Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Kalimantan Tengah, di Jakarta, Jumat.

Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pengusaha sektor pertambangan dan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dan jajaran pemerintah daerah setempat.

Lebih lanjut Faisol mengatakan pemerintah akan menindaklanjuti kolaborasi itu melalui pembahasan teknis bersama Indonesia Mining Association dan Forum Kepala Teknik Tambang untuk menyusun langkah operasional yang terintegrasi di lapangan.

Seluruh perusahaan pertambangan di Kalimantan Tengah akan dikoordinasikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar setiap sumber daya dan kemampuan dapat dimanfaatkan secara efektif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Faisol, pendekatan gotong royong seluruh pelaku usaha menjadi fondasi penting agar penanggulangan kebakaran hutan dan lahan berlangsung lebih cepat, terukur, dan memberikan hasil yang berkelanjutan.

Pemerintah menempatkan kolaborasi lintas sektor sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus melindungi aktivitas masyarakat dari dampak kabut asap yang berkepanjangan.

Sinergi pemerintah dan dunia usaha juga diharapkan mempercepat mobilisasi peralatan, personel, serta dukungan teknis pada lokasi prioritas yang membutuhkan penanganan segera.

Faisol mengatakan keterlibatan sektor pertambangan diharapkan menjadi contoh kolaborasi nasional dalam menghadapi bencana melalui pemanfaatan sumber daya perusahaan untuk kepentingan masyarakat luas.

Pemerintah optimistis dukungan seluruh pelaku usaha mampu memperkuat efektivitas pengendalian kebakaran hutan dan lahan sekaligus mempercepat pemulihan kualitas lingkungan di Kalimantan Tengah.

"Jadi kegotongroyongan ini menjadi penting. Akan terlibat hampir 400 unit usaha (sektor pertambangan) yang dikoordinir oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah," kata Faisol.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengatakan karhutla mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta transportasi udara akibat kabut asap yang mempengaruhi operasional penerbangan di daerah.

Ia menegaskan mitigasi menjadi langkah utama dengan menjaga kelembapan ekosistem gambut melalui penyediaan sumur bor hingga pengelolaan hidrologi agar kebakaran tidak kembali terjadi saat kemarau.

Menurut Edy, kebutuhan personel pemadaman selalu meningkat seiring luasnya kebakaran, namun ketersediaan sumber air melalui sumur bor menjadi faktor paling penting untuk mendukung operasi lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...

Pertumbuhan Industri Pengolahan Nonmigas

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pertumbuhan Industri Pengol...
Ekonomi
Inovasi Budidaya dan Pemasa...
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.