Tak Hanya Tenderloin dan Sirloin, Potongan Daging Sapi Australia Diolah Jadi Hidangan Inovatif
Rabu, 04 Nov 2026, 20:02 WIB | Oleh: Haryo BronoSejumlah kreasi Fernando juga direncanakan tersedia bagi masyarakat umum di Cork&Screw selama periode terbatas. Dengan demikian, pengunjung di luar acara dapat mencicipi beberapa menu yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.
Lokakarya pemotongan daging dan pemanfaatan secondary cuts
Selain acara makan malam, Aussie Beef menyelenggarakan lokakarya pemotongan daging atau butchery workshop melalui program Aussie Meat Academy. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan dan pemanfaatan secondary cuts.
Peserta memperoleh pengetahuan praktis mengenai pemilihan potongan daging, teknik persiapan, serta metode pengolahan yang sesuai dengan karakter masing-masing bagian. Lokakarya tersebut juga membahas cara mengoptimalkan pemanfaatan daging untuk menghasilkan produk dengan nilai tambah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Daging yang disiapkan dalam lokakarya kemudian digunakan sebagai bahan untuk sejumlah hidangan dalam acara makan malam. Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan hubungan antara keterampilan pemotongan daging dan kreativitas dalam pengembangan menu.
Pemahaman mengenai karakter potongan daging menjadi salah satu aspek penting bagi pelaku usaha kuliner. Dengan mengetahui bagian yang sesuai untuk teknik panggang, rebus, atau masak lambat, restoran dapat mengembangkan pilihan hidangan yang lebih beragam.
Memperkuat hubungan industri pangan Victoria dan Indonesia
Commissioner for Victoria to Southeast Asia dari Victorian Government Trade & Investment, Naïla Mazzucco, mengatakan Victoria dikenal sebagai salah satu penghasil daging sapi berkualitas tinggi. Indonesia, menurut dia, merupakan pasar penting bagi sektor pangan dan pertanian wilayah tersebut.
“Inisiatif seperti ini membantu menghubungkan para produsen Victoria dengan industri kuliner Indonesia yang terus berkembang. Dengan memperkenalkan fleksibilitas berbagai potongan daging sapi, kami dapat membuka peluang baru bagi para eksportir Victoria, sekaligus memperkenalkan lebih banyak cara bagi para chef dan konsumen untuk menikmati daging sapi asal Victoria,” katanya.
Kolaborasi Aussie Beef dan Pemerintah Victoria tersebut diarahkan untuk memperluas pemahaman pelaku industri kuliner dan ritel Indonesia mengenai berbagai potongan daging sapi Australia. Selain memperkenalkan produk, kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan antara produsen, chef, dan pelaku usaha.
Pemanfaatan potongan daging yang lebih beragam berpotensi memperluas pilihan menu sekaligus memberikan alternatif bagi industri kuliner dalam mengelola bahan baku. Melalui pengenalan karakter dan teknik pengolahan yang tepat, bagian daging yang selama ini kurang populer dapat dikembangkan menjadi hidangan dengan identitas dan nilai jual tersendiri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!