Berawal dari Modal Rp400 Ribu, Arvin Store Kini Raih Omzet Rp98 Juta per Bulan
Rabu, 04 Nov 2026, 19:40 WIB | Oleh: Haryo BronoMenurut Ade, akses pembiayaan tersebut membantu menjaga kelancaran arus kas usaha ketika kebutuhan operasional dan keluarga muncul dalam waktu berdekatan.
Salah satu pengalaman yang diceritakannya terjadi ketika ia harus membayar uang kuliah tunggal (UKT) anak sekitar Rp6 juta. Pada saat yang sama, terdapat kebutuhan sekitar Rp8 juta untuk pelunasan seragam dan pajak kendaraan. Di tengah kebutuhan tersebut, Arvin Store menerima pesanan sekitar 500 meterai yang memerlukan modal kurang lebih Rp5 juta.
Ade kemudian memanfaatkan pembiayaan sekitar Rp10 juta melalui GrabModal Mantul untuk memenuhi kebutuhan tersebut tanpa menghabiskan modal yang sedang digunakan untuk menjalankan usaha.
“Dana yang saya ambil memang sudah memiliki posnya masing-masing sejak awal. Jadi, bukan mengambil pembiayaan lalu menyimpannya tanpa tujuan. Dengan cara ini, kebutuhan keluarga tetap bisa dibayar, stok usaha tetap tersedia, dan cash flow bisa kembali berputar dari omzet berikutnya,” kata Ade.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai perencanaan penggunaan dana dan kedisiplinan memenuhi kewajiban pembayaran menjadi hal penting dalam memanfaatkan pembiayaan usaha. Dengan perencanaan tersebut, pendanaan dapat diarahkan untuk kebutuhan produktif dan tidak mengganggu perputaran modal.
Akses Pendanaan bagi Mitra Usaha
GrabModal Mantul merupakan salah satu layanan pendanaan yang disediakan melalui ekosistem Grab dan OVO Finansial. Menurut perusahaan, sejak diluncurkan, lebih dari 600.000 mitra UMKM, yang terdiri atas mitra GrabMerchant dan mitra pengemudi Grab di seluruh Indonesia, telah mengakses pendanaan dengan nilai akumulasi lebih dari Rp9 triliun.
Layanan GrabModal by OVO Finansial ditujukan untuk membantu mitra memperoleh pendanaan bagi kebutuhan usaha. Perusahaan menyebut layanan tersebut telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan proses pengajuan praktis, cicilan ringan, serta skema pembayaran harian.
OVO Finansial menyatakan penyediaan akses pembiayaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan bagi pelaku UMKM dan mitra dalam ekosistem digital. Pendanaan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produktif, termasuk pengadaan stok dan pengembangan operasional usaha.
Bagi Ade, akses pembiayaan menjadi salah satu faktor pendukung ketika usahanya harus memenuhi pesanan dalam jumlah besar. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan dana yang diperoleh telah memiliki peruntukan yang jelas.
“Akses pembiayaan yang produktif memungkinkan kami menjaga perputaran stok barang dan memenuhi pesanan besar tepat waktu. Hal ini menjadi pondasi utama dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Berencana Memperluas Usaha
Perkembangan Arvin Store turut memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi keluarga Ade. Usaha yang bermula dari penjualan camilan rumahan itu kini menjadi sumber pendapatan sekaligus membuka peluang untuk mengembangkan bisnis lebih jauh.
Selain memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikan anak, Ade mulai merencanakan perluasan jangkauan operasional Arvin Store ke lokasi yang dinilai lebih strategis. Ia juga ingin terus menambah variasi produk dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
“Pertumbuhan bisnis ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan,” kata Ade.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!