Bundesliga: Laga Bayern Kontra Dortmund Dibayangi Kondisi Kompany dan Kejayaan Kane
Jumat, 30 Okt 2026, 08:28 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra“Ini benar-benar pekan yang luar biasa bagi saya dan klub. Saya terkadang merasa malu dengan semua perhatian itu, tetapi saya tahu penghargaan ini sangat berarti,” kata Kane.
Mengenai kemungkinan mendapat gelar kehormatan, ia menanggapinya dengan santai.
“Saya tentu tidak akan menolaknya. Namun, rasanya mungkin agak aneh jika semua orang memanggil saya 'Sir'. Jadi, untuk saat ini, tetap panggil saja Harry,” ujarnya.
Legenda sepak bola Jerman Lothar Matthaeus, peraih Ballon d'Or 1990 ketika memperkuat Inter Milan, menilai penghargaan tersebut seharusnya menjadi motivasi tambahan bagi Kane.
“Ketika memenangi Ballon d'Or, perjalanan belum berakhir. Penghargaan itu justru harus menjadi motivasi,” kata Matthaeus.
Menurutnya, keberhasilan Kane bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan juga hasil kerja kolektif Bayern.
“Sepak bola adalah olahraga tim. Ballon d'Or ini bukan hanya untuk Kane, tetapi juga untuk Bayern Munich,” ujarnya.
Kini, perhatian Bayern harus kembali tertuju ke lapangan. Menghadapi Dortmund dalam kondisi yang belum sepenuhnya ideal akan menjadi ujian bagi kekuatan mental dan kebersamaan mereka. Di tengah pekan yang penuh kebahagiaan sekaligus kesedihan, kemenangan atas rival utama bisa menjadi cara terbaik bagi Bayern untuk membuktikan bahwa mereka tetap solid.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!