Luis de la Fuente Dinobatkan Jadi Pelatih Terbaik Putra 2026, Apa Rahasia Kesuksesannya?
Selasa, 27 Okt 2026, 06:03 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Antara foto
JAKARTA - Luis de la Fuente meraih penghargaan Pelatih Terbaik Kategori Putra dalam malam anugerah Ballon d'Or 2026 yang berlangsung di London pada Selasa dini hari WIB.
Pelatih timnas Spanyol tersebut mendapat pengakuan setelah membawa La Roja meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk Piala Dunia 2026.
“Penghargaan ini bukanlah pencapaian individu. Ini adalah keberhasilan seluruh tim, sebuah tim yang luar biasa,” kata De la Fuente dalam pidato penerimaan trofi, dikutip dari BBC.
Pelatih berusia 65 tahun itu mengaku terhormat menerima penghargaan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih lain yang masuk daftar nomine karena telah menunjukkan kualitas dan prestasi untuk bersaing memperebutkan trofi.
“Selamat malam, merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk menerima penghargaan ini. Berada di antara para nomine lainnya adalah sesuatu yang sangat istimewa,” ujar De la Fuente.
Ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) dan para pemain yang telah bekerja sama dengannya dalam membawa timnas Spanyol meraih berbagai prestasi.
De la Fuente juga menegaskan bahwa keberhasilan timnas Spanyol tidak terlepas dari komitmen para pemain yang selalu mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan pribadi.
“Rahasianya terletak pada kerja sama dengan para pemain yang sangat murah hati, menjunjung tinggi solidaritas, dan selalu mengutamakan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi,” katanya.
Dalam pidatonya, De la Fuente sempat meminta maaf karena keterbatasan kemampuan berbahasa Inggris. Ia berharap dapat menyampaikan pidato dengan lebih lancar pada kesempatan berikutnya.
De la Fuente ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Spanyol pada Desember 2022 untuk menggantikan Luis Enrique.
Sebelum menduduki posisi tersebut, ia menghabiskan hampir satu dekade menangani berbagai kelompok usia dalam sistem pembinaan RFEF.
Meski pengalaman melatihnya di level klub senior terbilang terbatas, De la Fuente mampu membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Pada 2011, ia sempat menangani Alaves di divisi tiga dengan catatan 11 laga.
Setelah dipercaya menangani timnas senior Spanyol, De la Fuente langsung mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2022/23. Ia kemudian membawa La Roja menjuarai Euro 2024 dengan catatan tujuh kemenangan beruntun sepanjang turnamen.
Puncak keberhasilannya datang pada Piala Dunia 2026. De la Fuente mengantarkan Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui perpanjangan waktu pada partai final untuk memastikan gelar juara dunia.
Pada usia 65 tahun 28 hari, De la Fuente tercatat sebagai pelatih tertua yang menjuarai Piala Dunia. Ia juga menjadi pelatih pertama yang meraih seluruh gelar internasional bergengsi di level junior dan senior.
Dalam kurun waktu tiga tahun, De la Fuente membawa Spanyol meraih tiga trofi utama dan mencatatkan 38 pertandingan tanpa kekalahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!