Dua Poin Lagi Antonelli Ukir Sejarah Jadi Pembalap Termuda Juara Formula 1
Selasa, 27 Okt 2026, 00:35 WIBAUSTIN â Pembalap Italia Kimi Antonelli hanya membutuhkan dua poin untuk mengukuhkan diri sebagai juara dunia Formula 1 termuda sepanjang sejarah. Pembalap Mercedes itu semakin dekat dengan gelar setelah tampil dominan dan memenangi Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of the Americas, Senin (26/10) dini hari WIB.
Kemenangan kesembilan musim ini membawa pembalap berusia 20 tahun itu ke ambang sejarah. Antonelli berpeluang mematahkan rekor Sebastian Vettel, yang menjadi juara dunia termuda pada usia 23 tahun 133 hari ketika merebut gelar pertamanya pada 2010. Dia juga berpotensi menjadi pembalap Italia pertama yang menjuarai Formula 1 sejak Alberto Ascari pada 1953.
Dengan balapan berikutnya berlangsung di Meksiko pekan depan, Antonelli menegaskan tidak akan mengubah pendekatannya meski gelar sudah di depan mata.
âCara terbaik, cara yang sempurna, adalah menuntaskan semuanya dengan gaya dan kemudian menikmati sisa musim,â ujar Antonelli.
âSaya sangat menyadari bahwa gelar sudah begitu dekat, tetapi pola pikir saya tidak berubah. Saya ingin mengakhiri musim dengan hasil terbaik agar bisa menyongsong 2027 dengan penuh harapan. Namun, fokus kami sekarang adalah menuntaskan musim ini dengan baik.â
Antonelli kini mengoleksi 365 poin, unggul jauh atas rekan setimnya, George Russell, yang mengumpulkan 242 poin. Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton dari Ferrari berada di urutan berikutnya dengan 241 poin.
Dia akan memastikan gelar jika finis di sembilan besar dalam GP Meksiko. Bahkan, apabila gagal meraih poin, Antonelli tetap bisa menjadi juara jika Russell dan Hamilton tidak memenangi balapan.
Kemenangan di Austin terasa istimewa setelah Antonelli melewati tiga balapan tanpa kemenangan. Strategi satu kali pit stop yang diterapkan Mercedes terbukti efektif, sekaligus menunjukkan ketenangan sang pembalap dalam mengambil keputusan di tengah persaingan.
âItu cara sempurna untuk mengakhiri akhir pekan. Ini hasil kerja luar biasa seluruh tim, terutama dalam strategi. Mereka percaya kepada saya dan memilih satu kali pit stop, meskipun saya sempat ragu apakah strategi satu atau dua pit stop yang lebih cepat,â ujarnya.
Juara dunia 1996 Damon Hill turut memuji Antonelli. Menurutnya, pembalap muda tersebut tidak hanya memiliki kemampuan di lintasan, tetapi juga sikap positif yang membuatnya disukai banyak orang di paddock.
âTim sangat menyukainya. Dia menikmati setiap kesempatan di Formula 1 dan sangat menghargai kepercayaan Mercedes. Namun, yang terpenting, dia mampu membuktikan kualitasnya. Usia 20 tahun dan sudah di ambang gelar pertama, yang saya yakin bukan gelar terakhirnya,â ujar Hill kepada BBC.
Sementara Antonelli melaju menuju gelar, Russell justru menjalani balapan sulit. Penalti lima detik membuat posisinya semakin tertekan hingga akhirnya finis kedelapan.
âKecepatan saya hari ini benar-benar buruk. Penalti lima detik memang merugikan dan mungkin membuat saya kehilangan dua atau tiga posisi, tetapi kecepatan mobil tetap tidak cukup bagus,â ujar Russell.
Hamilton, satu-satunya pembalap lain yang masih berpeluang secara matematis mengejar Antonelli, juga gagal memaksimalkan kesempatan. Pembalap Inggris itu menilai dua stint awal menjadi penyebab utama hasil yang tidak memuaskan.
âSaya merasa kehilangan balapan pada dua stint pertama. Saya kehilangan banyak waktu dan kesulitan membelokkan mobil di tikungan berkecepatan rendah,â kata Hamilton.
Ia mengakui kehilangan banyak poin dalam lima balapan terakhir akibat pengaturan mobil yang belum optimal. Persoalan itu harus segera dibenahi, meski peluangnya mempertahankan persaingan gelar kini semakin tipis.
- Formula 1
- Kimi Antonelli
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Persaingan Puncak Liga Italia Memanas, Lazio Menang, Juventus dan Milan Tertahan
-
Lahan Pertanian Sulsel Terdampak Kekeringan, Produksi Terancam
-
Prasasti: Demi Tumbuhkan Ekonomi dan Ciptakan Lapangan Kerja,Perlunya Kebijakan Untuk Bantu Usaha Jadi Unggul
-
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan hingga Awan Tebal Menyelimuti Sejumlah Kota di Indonesia pada Selasa
-
Perkuat Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Magelang Dorong Tim Penggerak PKK
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.