Persaingan Puncak Liga Italia Memanas, Lazio Menang, Juventus dan Milan Tertahan
Senin, 12 Okt 2026, 04:40 WIBRoma â Lazio menyamai perolehan poin Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia Serie A setelah menang 3-1 atas Monza pada Minggu (11/10), sementara para pesaingnya, Roma, Juventus, dan AC Milan, gagal meraih kemenangan.
Roma yang bermain dengan 10 pemain tidak mampu menjaga jarak setelah Donyell Malen diganjar kartu merah dalam pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol melawan Como. Hasil itu membuat Roma berada di posisi ketiga, tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen.
AC Milan ditahan imbang 1-1 oleh Sassuolo sehingga tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen dan menempati posisi kelima.
Sementara itu, Cagliari yang tampil mengejutkan pada awal musim melanjutkan performa impresifnya dengan menahan Juventus 1-1. Hasil tersebut membuat Cagliari bertahan di posisi keempat, unggul dua poin atas Juventus yang berada di urutan keenam.
Di bawah asuhan Gennaro Gattuso, yang berusaha bangkit setelah gagal membawa tim nasional Italia lolos ke Piala Dunia 2026, Lazio melanjutkan awal musim yang kuat.
Belum terkalahkan, klub asal Roma itu meraih kemenangan kelima dalam enam pertandingan untuk mengumpulkan 16 poin, menyamai Inter yang menang 3-0 atas Parma di Stadion San Siro pada Sabtu.
âKami tidak bisa terus melihat klasemen, kalau tidak kami akan pusing. Kami harus menjalani semuanya hari demi hari,â kata Gattuso.
Performa positif Lazio berlangsung di tengah protes berkelanjutan para pendukung terhadap pemilik klub Claudio Lotito. Aksi boikot pertandingan kandang membuat jumlah penonton di stadion berkurang drastis.
Nuno Tavares membawa Lazio unggul pada menit ketiga melalui tembakan jarak jauh yang spektakuler. Gustav Isaksen kemudian menggandakan keunggulan pada pertengahan babak pertama.
Monza harus bermain dengan 10 orang setelah Lorenzo Lucchesi diusir pada menit ke-35 karena menjatuhkan Tijjani Noslin yang sedang menerobos menuju gawang.
Namun, tim tamu yang menempati posisi ke-16 itu mengejutkan Lazio setelah turun minum dengan memperkecil ketertinggalan. Monza bahkan nyaris menyamakan kedudukan sebelum Lazio mencetak gol ketiga pada menit-menit akhir pertandingan.
Ketegangan Memuncak
Di Sardinia, Juventus membutuhkan gol penyama kedudukan dari Randal Kolo Muani pada menit-menit akhir untuk menyelamatkan satu poin setelah Cagliari unggul lebih dulu melalui Daniel Maldini. Ketegangan antara kedua pelatih juga mewarnai pertandingan tersebut.
Maldini, putra legenda AC Milan Paolo Maldini, mencetak gol untuk pertandingan keempat berturut-turut. Gol itu tercipta pada pertengahan babak pertama sekaligus menjadi cara istimewa untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-25.
Juventus mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih menghadapi Cagliari yang memiliki catatan pertahanan terbaik di liga hingga pertandingan tersebut.
Kolo Muani akhirnya menyamakan kedudukan melalui sundulan pada menit ke-81.
Penyerang tim nasional Prancis itu hampir membalikkan keadaan empat menit kemudian. Namun, tembakannya dari jarak dekat membentur bagian bawah mistar gawang. Cagliari mampu mempertahankan hasil imbang hingga pertandingan berakhir.
Ketegangan kemudian memuncak setelah peluit akhir dibunyikan. Kedua pelatih, Fabio Pisacane dan Luciano Spalletti, sama-sama diganjar kartu merah.
AC Milan asuhan Ruben Amorim juga mempertahankan rekor tidak terkalahkan pada awal musim, tetapi kembali bermain imbang untuk ketiga kalinya dalam empat pertandingan liga terakhir.
Matteo Gabbia harus meninggalkan lapangan lebih awal karena cedera. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-63 ketika Luka Modric mengirimkan umpan kepada Adrien Rabiot, yang kemudian melepaskan tembakan keras untuk membawa Milan unggul.
Namun, keunggulan Milan hanya bertahan lima menit. Pemain pengganti Cas Odenthal mencetak gol penyama kedudukan dari situasi sepak pojok di tengah kerumunan pemain di kotak penalti.
âKami pantas unggul lebih dulu, tetapi setelah mencetak gol, kami tidak mampu mengendalikan pertandingan,â kata Amorim.
âKetika menguasai bola, kami terlalu cepat kehilangan penguasaan. Hal seperti itu bisa terjadi, tetapi yang tidak boleh terjadi adalah kebobolan gol dari sepak pojok tersebut,â ujarnya.
Roma juga mempertahankan rekor tidak terkalahkan saat menghadapi Como, tetapi hanya mampu meraih satu poin dalam pertandingan yang menjadi hasil imbang tanpa gol pertama di Serie A musim ini.
Kartu merah untuk Malen, pencetak gol terbanyak liga, akibat tekel berbahaya pada awal babak kedua memaksa Roma mengurangi intensitas serangan. Padahal, mereka mengawali pertandingan dengan baik. Lorenzo Pellegrini sempat membentur tiang gawang, sementara Paulo Dybala menyia-nyiakan peluang emas.
Kedua tim gagal mencetak gol dalam pertandingan yang mempertemukan dua klub yang secara luas dipandang sebagai kuda hitam dalam persaingan perebutan gelar juara.
Bologna akhirnya meraih kemenangan pertamanya musim ini setelah mengalahkan Lecce dengan skor 2-1.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.