Inggris Terancam Krisis Medis, Ribuan Dokter Umumkan Rencana Mogok Massal

Selasa, 27 Okt 2026, 01:05 WIB

MOSKOW - Para dokter di Inggris akan melakukan aksi mogok kerja selama 48 jam pada akhir November 2026 sebagai bentuk protes terhadap rendahnya upah, menurut British Medical Association (BMA), Senin (26/10).

"Karena frustrasi dengan kurangnya kemajuan dalam sengketa kami dengan pemerintah, komite konsultan telah mengumumkan aksi mogok pada 25 dan 26 November 2026 bagi para dokter konsultan di Inggris," kata pernyataan tersebut.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Konsultan adalah dokter spesialis senior di rumah sakit yang bertanggung jawab untuk mendiagnosis pasien dan menentukan perawatan bagi mereka.

Aksi mogok itu akan dimulai pada pukul 06.59 GMT (13.59 WIB) pada 25 November 2026 dan berlangsung hingga pukul 06.59 GMT (13.59 WIB) pada 27 November 2026. Hanya layanan perawatan darurat yang akan diberikan kepada pasien.

Para dokter menyebut usulan kenaikan gaji sebesar 2,4 persen dari pemerintah sebagai sesuatu yang menghina, karena untuk ketiga kalinya secara berturut-turut kenaikan tersebut tidak mengimbangi laju inflasi, sementara beban kerja dan intensitas tugas terus meningkat.

"Hampir seperempat dokter mengambil cuti karena stres dalam 12 bulan terakhir; 30 persen merasa tidak mampu menangani beban kerja mereka, dan kelelahan ekstrem (burnout) menjadi penyebab utama banyak rekan sejawat meninggalkan profesi ini," ungkap pernyataan tersebut.

Pada paruh pertama 2026, serangkaian aksi mogok oleh para dokter rumah sakit terjadi di Inggris. Pada Juni, pemerintah telah menaikkan upah mereka sebesar 3,5 persen. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.