Penentu Nasib Masuk PTN dan Dunia Kerja, Ratusan Sekolah di Jakbar Gempur TKA 2026

Selasa, 27 Okt 2026, 01:05 WIB

JAKARTA - Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah 2 menggelar Tes Kompetensi Akademik (TKA) utama tahun 2026 yang diikuti 111 sekolah jenjang SMA dan SMK negeri maupun swasta di wilayah setempat. 

“Totalnya ada 111 sekolah, yakni 51 SMK dan 60 SMA yang ada di area Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat,” ujar Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah 2, Muhammad Arief Rahmat saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (26/10).

Ket. Foto: Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) utama tahun 2026 di salah satu sekolah wilayah Jakarta Bara, Senin (26/10/2026). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar

Arief mengatakan TKA diikuti siswa kelas XII dari sekolah formal.

"Pelaksanaannya dibagi jadi dua gelombang, yakni 26–29 Oktober dan 2–5 November 2026," kata Arief.

Dikatakan Arief, dari 51 SMK peserta, sebanyak empat merupakan SMK negeri dan 47 lainnya sekolah swasta. Sementara itu, dari 60 SMA, delapan merupakan SMA negeri dan 52 lainnya sekolah swasta.

Adapun TKA gelombang khusus bagi peserta dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan pondok pesantren dijadwalkan pada 31 Oktober–1 November untuk mata pelajaran wajib serta 7–8 November untuk mata pelajaran pilihan.

"Pelaksanaan hari pertama TKA di Jakbar secara umum kondusif. Sempat terjadi kendala listrik padam di salah satu sekolah, tapi dapat ditangani," kata Arief.

Ia berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga memperoleh hasil yang optimal.

"Untuk anak-anak bukan hanya jenjang SMK tapi juga seluruhnya di SMA, mudah-mudahan mereka bisa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sehingga meraih hasil yang baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 menjadi terobosan pemerintah untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara objektif melalui pengukuran terstandar secara nasional.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati di Jakarta pada Rabu mengatakan TKA berfungsi sebagai instrumen untuk mengukur capaian pembelajaran siswa dengan standar yang sama di seluruh Indonesia, sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran lebih objektif mengenai kemampuan akademik peserta didik.

“Kurikulumnya sama dari Sabang sampai Merauke, target pembelajarannya juga seragam. Nah, lewat TKA ini kita mau lihat, seberapa jauh hasilnya? Dulu memang ada pengukuran, tapi sifatnya subjektif karena standarnya beda-beda tergantung sekolah atau guru yang mengajar,” ujar Rahmawati.

Ia menjelaskan TKA dirancang untuk memberikan gambaran capaian pembelajaran siswa yang dapat dibandingkan berdasarkan standar nasional, berbeda dengan penilaian yang selama ini bergantung pada standar masing-masing sekolah atau guru.

Rahmawati juga mengatakan sertifikat hasil TKA dapat dimanfaatkan siswa sebagai dokumen pendukung untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun menghadapi persaingan di dunia kerja.

Dalam pelaksanaannya TKA menggunakan sistem berbasis komputer dengan variasi soal yang dirancang untuk mengukur pemahaman serta kemampuan siswa dalam mengolah informasi dan menerapkan pengetahuan.

  • kemendikdasmen
  • tes kemampuan akademik
  • tka 2026
  • sudin pendidikan jakbar 2
  • sma smk jakbar

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.