Petani Lebak Tanam Mentimun untuk Penuhi Permintaan Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang.
Senin, 26 Okt 2026, 10:46 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten, sejak tiga bulan terakhir menanam tanaman hortikultura jenis mentimun untuk memenuhi permintaan Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten.
"Kami sekarang tanam kedua untuk mentimun di lahan seluas 5.000 meter persegi," kata Samun, petani di Warunggunung, Lebak, Banten, Senin.
Produksi tanam pertama mentimun menguntungkan, karena permintaan Pasar Induk Tanah Tinggi cukup tinggi.
Bahkan, harga mentimun di tingkat petani menembus Rp7.000 per kilogram.
"Karena itu, kebanyakan petani di sini saat musim kemarau mengembangkan pertanian mentimun," kata Samun.
Mereka petani beralih ke pertanian mentimun, selain permintaan pasar tinggi juga harganya relatif baik dan cepat menghasilkan.
Sebab, tanaman mentimun di usia 35-40 hari setelah tanam (HST) bisa dipanen dan menghasilkan produksi.
"Kita memperkirakan dari tanam 5.000 meter persegi bisa menghasilkan 5 ton dengan harga Rp7.000/kg, sehingga dikalkulasikan menghasilkan pendapatan Rp35 juta," katanya menjelaskan.
Yanto (60), petani di Bojongleles, Cibadak, Lebak, mengatakan dirinya mengembangkan mentimun jenis Bandana di lahan 1 hektare dengan usia antara rata-rata 15 HST.
Produksi ketimun bandana selain dipasok ke Pasar Rangkasbitung juga ke Pasar Induk Tanah Tinggi.
"Kami mengembangkan tanam mentimun, karena permintaan pasar meningkat," katanya.
Begitu juga Yana (55) memasok mentimun Bandana ke Pasar Induk Tanah Tinggi karena permintaan tinggi.
Saat ini, kata dia, dirinya memiliki lahan mentimun Bandana seluas satu hektare dengan enam kali panen.
"Kami hari ini memasok mentimun Bandana sekitar 2 ton dengan pendapatan Rp14 juta dari harga Rp7.000/kg," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dodi Hermawan mengatakan pihaknya mendorong agar petani dapat mengembangkan tanaman hortikultura jenis sayuran, karena permintaan pasar cukup tinggi.
Saat ini, petani yang banyak mengembangkan pertanian mentimun berada di Kecamatan Cibadak, Warunggunung, Rangkasbitung, Cimarga, Cikulur, dan Kalanganyar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!