Apakah Motor Anda Tiba-tiba Boros Bensin? Bisa Jadi Ini 9 Penyebabnya!
Minggu, 25 Okt 2026, 19:19 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN.
JAKARTA - Konsumsi bensin sepeda motor yang tiba-tiba meningkat dapat membuat biaya perjalanan sehari-hari semakin besar. Kondisi ini bisa terjadi meskipun jarak tempuh dan rute yang dilalui tidak banyak berubah.
Motor yang terasa lebih boros tidak selalu mengalami kerusakan mesin. Kebiasaan berkendara, kemacetan, tekanan ban yang kurang sesuai, hingga kondisi komponen mesin dapat memengaruhi jumlah bahan bakar yang digunakan.
Pada motor yang rutin digunakan setiap hari, perubahan konsumsi bensin sebaiknya diperhatikan, terutama jika disertai tarikan mesin yang melemah, suara tidak biasa, atau kesulitan saat dinyalakan.
Mengetahui penyebabnya dapat membantu pemilik motor menentukan langkah perawatan yang tepat tanpa harus langsung mengganti komponen yang sebenarnya masih berfungsi dengan baik.
Penyebab motor boros bensin, menurut para ahli di pabrikan kendaraan bermotor
1. Tekanan angin ban kurang
Tekanan angin ban yang terlalu rendah membuat hambatan gulir meningkat sehingga mesin membutuhkan lebih banyak tenaga untuk menggerakkan motor.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi efisiensi bahan bakar sekaligus membuat pengendalian kendaraan kurang optimal. Tekanan ban yang tidak sesuai juga dapat mempercepat keausan ban.
Untuk mengatasinya, periksa tekanan kedua ban secara berkala ketika kondisinya masih dingin. Gunakan tekanan yang direkomendasikan pabrikan sesuai tipe motor dan beban yang dibawa.
Jangan mengisi angin hanya berdasarkan perkiraan atau mengikuti angka maksimum yang tertera pada dinding ban karena angka tersebut tidak selalu menjadi tekanan penggunaan yang dianjurkan.
2. Filter udara kotor
Filter udara berfungsi menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke mesin. Jika filter terlalu kotor, aliran udara dapat terhambat dan memengaruhi proses pembakaran.
Pada kondisi tertentu, gangguan tersebut dapat membuat performa mesin menurun sehingga pengendara perlu membuka gas lebih besar untuk mendapatkan tenaga yang sama. Akibatnya, konsumsi bensin dapat meningkat.
Motor yang sering melewati jalan berdebu berpotensi membutuhkan pemeriksaan filter udara lebih sering dibandingkan kendaraan yang digunakan di jalan bersih.
Periksa kondisi filter sesuai jadwal servis. Jika sudah kotor, rusak, atau mencapai batas pemakaian, bersihkan atau ganti sesuai petunjuk pabrikan. Sebab, tidak semua jenis filter udara boleh dicuci atau dibersihkan menggunakan udara bertekanan.
3. Busi aus atau sistem pengapian bermasalah
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!