Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Meluas ke Dieng, Pemprov Jateng Resmi Tutup Total Seluruh Pendakian Gunung

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 00:20 WIB | Oleh:
Kebakaran Meluas ke Dieng, Pemprov Jateng Resmi Tutup Total Seluruh Pendakian Gunung Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jateng Bergas Catursasi Penanggungan.

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta penutupan sementara seluruh jalur pendakian gunung dan pembatasan aktivitas di kawasan lereng guna mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jateng Bergas Catursasi Penanggungan, di Semarang, Kamis (22/10), mengatakan permintaan itu menyusul terjadinya karhutla di Gunung Lawu dan Sumbing.

Menurut dia, berdasarkan masukan dari Polda Jateng agar balai taman nasional di semua gunung yang ada di Jateng untuk sementara dilakukan pembatasan pendakian.

"Kejadian kebakaran di Gunung Lawu dan Sumbing diduga karena 'human error'. Dugaan awal ya. Karenanya, aktivitas kegiatan di gunung ini, baik itu petani maupun pendaki, harapannya bisa diminimalisir untuk tidak menggunakan api di atas," katanya.

Ia mengatakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng juga sudah langsung menindaklanjuti untuk menghubungi Balai Taman Nasional dan Perhutani serta memberi tembusan ke TNI dan Polri untuk dilakukan pembatasan atau pelarangan kegiatan beraktivitas di gunung.

Di sisi lain, kata Bergas, upaya penanganan kebakaran hutan lahan di Gunung Lawu, Gunung Sumbing, bahkan terbaru Gunung Pakuwaja (kawasan Dieng) terus di lakukan.

Penanganan di Gunung Lawu dilakukan dengan jalur darat dan udara (water bombing), termasuk membuat pembatasan jalur api agar tidak semakin meluas.

Sebab, kata dia, titik kebakaran di Gunung Lawu ada yang sudah berjarak 5 kilometer dari pemukiman warga.

Demikian juga penanganan di Gunung Sumbing, ia mengatakan surat pengajuan untuk menggeser satu unit helikopter dari Gunung Lawu ke Gunung Sumbing sudah dikirim ke BNPB.

Rencananya, kebakaran di Gunung Sumbing juga akan dilakukan penanganan dengan water bombing.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah Heru Djatmika membenarkan adanya surat imbauan atau permintaan kepada pengelola pos pendakian semua gunung di wilayah Jateng.

Sebagaimana tertuang dalam surat DLHK Jateng Nomor S/500.4/891/2026 tertanggal Rabu, 21 Oktober 2026, perihal Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung dan Penyiapan Lahan Tanpa Bakar.

"Baik Gunung Lawu, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, maupun Gunung Slamet dan lainnya untuk sementara waktu menutup pintu masuk pendakian," katanya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sebelumnya mengatakan dua helikopter dari TNI disiapkan untuk mendukung operasi pemadaman karhutla di kawasan Gunung Lawu dan Gunung Sumbing melalui udara oleh BNPB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.