Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 16:25 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSebelum melamar, cari tahu kisaran gaji untuk posisi serupa dan pelajari tanggung jawab pekerjaan yang ditawarkan. Jangan menjadikan besarnya gaji sebagai satu-satunya pertimbangan tanpa memastikan identitas perusahaan dan keabsahan proses seleksinya.
6. Perhatikan Tahapan Seleksi yang Terlalu Cepat
Proses rekrutmen profesional umumnya memiliki tahapan seleksi yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan posisi yang dibuka. Tahapan tersebut dapat mencakup seleksi administrasi, tes kemampuan teknis, psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan.
Pelamar perlu berhati-hati jika langsung dinyatakan lolos tanpa proses yang wajar atau diminta membayar sejumlah biaya untuk mengamankan posisi. Verifikasi melalui kanal resmi perusahaan dapat membantu memastikan apakah tahapan seleksi dan panggilan yang diterima benar-benar sah.
Dewi menambahkan, masyarakat yang menemukan informasi rekrutmen mencurigakan dengan mengatasnamakan Pegadaian dapat melakukan konfirmasi melalui saluran informasi dan pengaduan resmi perusahaan. Pegadaian menyediakan Call Center 1500-569 serta WhatsApp PEVITA di nomor 0811-1-1500569 untuk membantu masyarakat memeriksa informasi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan memeriksa sumber informasi, menghindari permintaan transfer uang, dan memastikan keabsahan setiap tahapan seleksi, pencari kerja dapat mengurangi risiko terjebak penipuan rekrutmen. Sikap teliti sebelum mengirimkan dokumen pribadi atau melakukan pembayaran menjadi langkah penting agar pencarian kerja tetap aman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!