Pemkot: Bandung Diproyeksikan Jadi Pionir “Smart Education City”
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 11:30 WIB | Oleh: Ilham SudrajatIa menambahkan, penguatan soft skill dan kemampuan komunikasi juga menjadi fokus utama dalam penyiapan tenaga kerja. Langkah Pemkot Bandung ini diharapkan dapat menjadi pionir dan percontohan bagi daerah lain di Indonesia.
"Kota Bandung mudah-mudahan menjadi pionir dan role model untuk menyiapkan pekerja terampil kita di luar negeri," ungkap dia.
Sedangkan Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman menyampaikan, Kota Bandung meluluskan kurang lebih 78.000 sarjana setiap tahunnya dari sekitar 212.000 mahasiswa aktif yang tersebar di 78 perguruan tinggi.
Ia berharap sinergi ini dapat menyerap lulusan secara optimal sehingga tidak menimbulkan dampak sosial akibat pengangguran terdidik.
"Dengan adanya sinergi ini, kami akan meminta 78 perguruan tinggi di Bandung untuk mengadaptasi kurikulum dan berkolaborasi, sehingga ketika mahasiswa lulus, mereka sudah siap bekerja dan dikirim ke luar negeri," tutur Lukman.
Dukungan serupa disampaikan Pendiri dan Direktur Utama Ganesha Operation, Bob Foster. Ia menyatakan siap memanfaatkan jaringan GO yang mengampu sekitar 250.000 siswa se-Indonesia untuk mengedukasi masyarakat mengenai keunggulan ekosistem pendidikan dan latar belakang budaya kreatif di Kota Bandung.
"Kami akan memberikan informasi berupa seminar, webinar, dan kunjungan di seluruh cabang untuk menjelaskan keunggulan Kota Bandung. Di samping membekali ilmu, mahasiswa yang datang ke Bandung juga akan dikuatkan secara karakter," ujar Bob.
Melalui kolaborasi ini, hubungan antara pemerintah daerah, instansi pusat, lembaga pendidikan tinggi, dan mitra swasta diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan serta melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat dunia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!