Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPP Yogyakarta Temukan Scabies pada Ternak, Peternak Diminta Perkuat Biosekuriti

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 13:30 WIB | Oleh:
DPP Yogyakarta Temukan Scabies pada Ternak, Peternak Diminta Perkuat Biosekuriti Doc: Dok. Pemkot Yogyakarta

YOGYAKARTA—Penyakit kulit scabies atau kudis ditemukan pada sejumlah ternak saat pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta. Temuan tersebut menjadi perhatian karena penyakit yang menyebabkan gatal, kerontokan bulu, dan gangguan kulit itu berisiko menular apabila tidak segera ditangani.

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Yogyakarta Sri Panggarti mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar ternak harus menjadi perhatian utama peternak untuk menjaga kesehatan sekaligus produktivitas hewan.

Peternak antara lain perlu memastikan ketersediaan air minum bersih secara terus-menerus atau ad libitum serta memberikan pakan yang cukup dan berkualitas. Vitamin maupun suplemen juga dapat diberikan sesuai kebutuhan dan berdasarkan anjuran tenaga kesehatan hewan.

Selain itu, penerapan biosekuriti serta kebersihan kandang, peralatan, dan lingkungan pemeliharaan perlu dilakukan secara konsisten untuk mengurangi risiko penularan penyakit.

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ditemukan kendala yang berarti dalam penyediaan air minum untuk ternak. Kebutuhan air minum masih tercukupi dengan baik sehingga diharapkan kesehatan dan produktivitas ternak tetap terjaga,” jelas Sri Panggarti saat diwawancarai, Selasa (20/10).

DPP Kota Yogyakarta secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ternak untuk mendeteksi penyakit sejak dini dan mencegah penyebarannya. Pemeriksaan sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada peternak mengenai tata laksana pemeliharaan hewan yang baik.

Pemeriksaan menyasar peternak dan kelompok ternak di seluruh Kota Yogyakarta dengan cakupan sapi, kambing, domba, dan kuda.

“Target pemeriksaan sebanyak 305 ekor ternak, terdiri atas 47 ekor sapi, 28 ekor kambing, 219 ekor domba, dan 11 ekor kuda,” ujarnya.

Medik Veteriner DPP Kota Yogyakarta Imam Abror menjelaskan, pemeriksaan dilakukan melalui pengecekan fisik secara umum untuk mengetahui kondisi kesehatan ternak.

“Pemeriksaan tersebut mencakup pengamatan kondisi mata, mulut, hidung, kulit, serta lubang pengeluaran seperti anus. Petugas juga mengamati perilaku ternak, nafsu makan, pola pernapasan, serta kemampuan hewan untuk berdiri dan berjalan,” jelasnya.

Jika ditemukan tanda yang mengarah pada penyakit tertentu, pemeriksaan dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan untuk menentukan diagnosis sekaligus penanganannya.

“Kami menghimbau peternak agar terus menjaga kebersihan kandang dan lingkungan, menerapkan biosekuriti secara konsisten, serta memastikan ketersediaan pakan dan air minum yang mencukupi,” ujarnya.

Menurut Imam, kewaspadaan juga diperlukan ketika peternak mendatangkan hewan baru. Ternak yang baru dibeli sebaiknya dipisahkan sementara dari hewan lain dan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum digabungkan ke dalam kelompok.

“Apabila ditemukan ternak yang menunjukkan gejala sakit, peternak diharapkan segera melaporkannya kepada petugas kesehatan hewan agar dapat memperoleh pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Dandim 1702/Jayawijaya Mint...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.