Lima Orang Didakwa atas Rencana Menabrakan Mobil pada Komedian Taiwan yang Buat Lelucon tentang Xi Jinping
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 00:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPemerintah Taiwan selama ini menuduh Beijing berusaha membungkam para pengkritiknya di pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut. Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih pulau itu.
Di tengah proses hukum tersebut, Huang menegaskan tidak akan membatalkan pertunjukan mendatangnya. Ia juga menyampaikan kekhawatiran mengenai masa depan kebebasan berbicara di Taiwan apabila kritik terhadap Partai Komunis Tiongkok dibalas dengan kekerasan.
“Jika orang dapat diperlakukan seperti ini hanya karena mengkritik Partai Komunis Tiongkok padahal partai itu bahkan tidak memerintah Taiwan, bagaimana kita dapat berharap untuk mempertahankan kebebasan berbicara kita saat ini jika PKT suatu saat memerintah Taiwan?” tulis Huang dalam unggahannya.
Dalam unggahan lain di Facebook, Huang mengatakan bahwa dirinya bukan pahlawan, meskipun tetap bertekad melanjutkan pertunjukannya.
“Saya menulisnya karena itu lucu,” katanya. “Jika saya berhenti, itu hanya karena saya sudah bosan.”
Kasus ini kini berlanjut ke proses peradilan. Dugaan keterlibatan pihak dari Tiongkok daratan serta motif politik di balik serangan terhadap Huang masih harus dibuktikan melalui proses hukum.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!