Orang Muda Gunungkidul Dorong Keterlibatan dalam Kebijakan Kesehatan Mental
📅 Senin, 19 Okt 2026, 14:45 WIB | Oleh: Eko SPenguatan dukungan kesehatan mental di lingkungan pendidikan juga ditandai dengan penyematan pin First Aider secara simbolis. Inisiatif tersebut berkaitan dengan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) dan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN).
Forum itu melibatkan pemerintah kabupaten dan Pemerintah Daerah DIY, organisasi perangkat daerah, layanan kesehatan, institusi pendidikan, pemerintah kalurahan, serta organisasi kepemudaan dan komunitas. Karang Taruna, Forum Anak Gunungkidul, KNPI, organisasi mahasiswa, hingga kelompok swabantu disabilitas psikososial turut terlibat.
Melalui keterlibatan lintas sektor tersebut, aspirasi dan pengalaman anak muda diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program serta kebijakan kesehatan mental yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka, sekaligus memperluas akses terhadap dukungan dan layanan di Gunungkidul.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!