Kejutan di Wuhan Open: Chwalinska Singkirkan Swiatek, Hadapi Kartal di Final
📅 Minggu, 18 Okt 2026, 07:57 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraWUHAN – Maja Chwalinska menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan rekan senegaranya sekaligus sahabat masa kecilnya, Iga Swiatek, untuk melangkah ke final Wuhan Open. Petenis unggulan ke-16 asal Polandia itu menang 7-5, 6-1 dalam semifinal turnamen WTA 1000 di Tiongkok, Sabtu (17/10) malam waktu setempat.
Chwalinska selanjutnya akan menghadapi Sonay Kartal, petenis Inggris yang menempati peringkat ke-170 dunia. Kartal mencetak kejutan tersendiri setelah menundukkan Jelena Ostapenko melalui pertarungan ketat dua set langsung, 7-6 (11/9), 7-6 (7-5).
Keberhasilan Chwalinska mencapai final menjadi pencapaian bersejarah dalam kariernya. Petenis berusia 25 tahun itu untuk pertama kalinya menembus partai puncak turnamen level WTA 1000, sekaligus melanjutkan musim terobosan yang telah membawanya mencuri perhatian di panggung tenis dunia.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Swiatek. Petenis yang telah enam kali menjuarai Grand Slam tersebut membutuhkan gelar di Wuhan untuk memperbesar peluangnya lolos ke WTA Finals, turnamen penutup musim yang hanya diikuti petenis-petenis terbaik dunia.
Namun, ambisi Swiatek terganjal cedera paha kiri yang membatasi pergerakannya sepanjang pertandingan. Kondisi tersebut menyulitkannya menghadapi permainan Chwalinska yang cerdik dan mengandalkan tangan kiri.
Chwalinska mengakui kondisi lawannya tidak sepenuhnya prima. Meski demikian, ia tetap bersyukur dapat melewati pertandingan dengan tekanan emosional yang besar.
“Jelas Iga tidak berada dalam kondisi 100 persen hari ini, jadi tentu saja saya berharap dia segera pulih,” kata Chwalinska.
“Selalu sulit bermain melawan sesama petenis Polandia. Dia juara hebat, legenda hidup, dan telah memenangi segalanya. Jadi, merupakan kehormatan besar bagi saya bisa berbagi lapangan dengannya hari ini.”
Chwalinska bahkan mengaku masih kesulitan memahami pencapaiannya setelah berhasil mengalahkan salah satu petenis terbaik dunia.
“Saya rasa saya masih belum benar-benar menyadari apa yang sedang terjadi. Fakta bahwa saya bisa mengalahkannya terasa gila bagi saya,” ujarnya.
Pertandingan berlangsung ketat pada set pertama. Kedua pemain silih berganti menguasai momentum sebelum Swiatek berpeluang mengamankan set pembuka ketika unggul 5-3.
Namun, petenis unggulan ketujuh itu gagal memanfaatkan kesempatan tersebut meskipun sempat memiliki dua set point. Chwalinska bangkit dan membalikkan keadaan hingga unggul 6-5.
Menjelang gim ke-12, Swiatek meminta jeda medis untuk mendapatkan perawatan pada paha kirinya. Ia terlihat kesakitan, bahkan menangis ketika tim medis menangani cedera tersebut.
Chwalinska memanfaatkan situasi itu dengan tetap tenang. Ia mampu menyelamatkan sejumlah peluang break point sebelum mengamankan set pertama dengan skor 7-5 setelah pertarungan selama 80 menit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!