Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Influencer Korea Meninggal Saat Lari Marathon, Bagaimana Bisa Terjadi?

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 10:49 WIB | Oleh:

Pelari kehilangan air dan elektrolit, termasuk natrium, melalui keringat. Jika kehilangan cairan menjadi berlebihan, dehidrasi dapat mempengaruhi sirkulasi dan mempersulit tubuh untuk mengatur suhunya. Ketidakseimbangan elektrolit juga dapat mengganggu fungsi otot dan saraf yang normal . Dalam kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan gangguan irama jantung yang serius. Pelari sebaiknya mengikuti rencana hidrasi yang tepat daripada minum air dalam jumlah berlebihan.

4. Penyakit yang berhubungan dengan panas

Berlari menghasilkan panas, dan kondisi panas atau lembap dapat mempersulit tubuh untuk mendinginkan diri. Jika suhu tubuh meningkat secara berlebihan, pelari dapat mengalami kelelahan akibat panas atau serangan panas. Serangan panas (heat stroke) dapat mempengaruhi otak dan organ lainnya dan dapat mengancam jiwa tanpa penanganan segera. Pusing, mual, lemas, kebingungan, dan perilaku tidak biasa selama perlombaan dapat mengindikasikan masalah yang berkaitan dengan panas .

Bagaimana Mengurangi Risikonya?

  • Carilah saran medis. Orang dengan riwayat penyakit jantung, pingsan tanpa sebab yang jelas, atau gejala lainnya harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan olahraga berat.
  • Berlatih secara bertahap. Tingkatkan jarak dan intensitas lari secara progresif, jangan melakukan lompatan tiba-tiba. Jaga tubuh tetap terhidrasi: Minumlah sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing, hindari dehidrasi dan asupan cairan berlebihan.
  • Kenali tanda-tandanya. Segera berhenti jika Anda mengalami nyeri dada, sesak napas yang tidak biasa, pusing, jantung berdebar, atau lemas tiba-tiba.
  • Kesiapan menghadapi keadaan darurat. Penyelenggara lomba harus memastikan bahwa tenaga medis terlatih, CPR, dan defibrillator eksternal otomatis (AED) tersedia dengan mudah.


Seseorang yang tiba-tiba pingsan dan tidak sadarkan diri mungkin mengalami henti jantung . Segera hubungi layanan darurat, periksa pernapasan normal, dan mulai lakukan CPR jika orang tersebut tidak sadarkan diri dan tidak bernapas normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

James Gunn Bantah Rumor Milly Alcock Dipecat dari Peran Supergirl

58 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
James Gunn Bantah Rumor Mil...
Luar Negeri
Warga Norwegia Dilarang Min...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.