Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekuador Terancam Gelap Gulita, Kolombia Turun Tangan Ekspor Pasokan Listrik

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 19:47 WIB | Oleh:
Ekuador Terancam Gelap Gulita, Kolombia Turun Tangan Ekspor Pasokan Listrik Doc: AFP/Rodrigo Buendia/Getty Images

QUITO - Presiden Ekuador Daniel Noboa pada Jumat (16/10) mengumumkan bahwa Kolombia telah kembali mengekspor listrik ke Ekuador, yang sistem kelistrikannya sedang mengalami tekanan akibat kondisi kekeringan.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Noboa menyampaikan terima kasih kepada Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella atas dimulainya kembali ekspor listrik tersebut dan menekankan pentingnya kerja sama antara kedua negara.

Kolombia menghentikan sementara ekspor listrik komersial ke Ekuador dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran bahwa fenomena El Nino yang semakin intensif dapat meningkatkan risiko kekurangan pasokan listrik di dalam negeri.

Dimulainya kembali pasokan listrik ini akan membantu meringankan tekanan pada sistem kelistrikan Ekuador, yang telah tertekan akibat berkurangnya aliran sungai yang menjadi sumber air bagi pembangkit listrik tenaga airnya.

Kurangnya curah hujan di Ekuador selatan telah menyebabkan kondisi kekeringan, yang memengaruhi tinggi muka air waduk di Kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Paute, yang memasok sekitar 35 persen listrik ke sistem interkoneksi nasional Ekuador.

Interkoneksi listrik dengan Kolombia dapat memenuhi sekitar 10 persen dari permintaan puncak Ekuador, sehingga berfungsi sebagai cadangan ketika pembangkitan listrik tenaga air sedang rendah.

Meskipun pemerintah mengesampingkan kemungkinan pemadaman listrik bagi rumah tangga, industri yang terhubung ke jaringan tegangan menengah dan tinggi menghadapi pemadaman listrik hingga 72 jam per pekan karena pihak berwenang berupaya meringankan tekanan pada sistem.

Langkah ini menuai penentangan dari kelompok-kelompok bisnis karena kekhawatiran atas potensi dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan ketenagakerjaan.

Pada 2024, Ekuador mengalami krisis energi yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mengakibatkan pemadaman listrik hingga 14 jam sehari. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.