PepsiCo Gandeng 5 Startup, Bali Waste Cycle Bawa Solusi Daur Ulang
📅 Jumat, 16 Okt 2026, 16:05 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohStartup ini juga terus menggali peluang permintaan dari sektor pariwisata dan korporasi untuk memperluas pemanfaatan material daur ulang. PepsiCo dan Bali Waste Cycle menandatangani LoI guna menjajaki perluasan program pengelolaan sampah plastik fleksibel di Indonesia.
-
Takachar (Thailand, alumni 2024)
Takachar mengembangkan teknologi portabel yang mampu mengolah residu pertanian menjadi biochar atau arang hayati. Bersama PepsiCo, startup tersebut mengevaluasi persyaratan operasional dan komersial untuk menjajaki potensi penerapan teknologinya di sepanjang rantai nilai pertanian.
Kedua pihak menandatangani LoI untuk mengevaluasi lebih lanjut peluang pemanfaatan teknologi Takachar di kawasan Asia Pasifik. Penjajakan tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan penerapan teknologi di berbagai kondisi operasional.
-
X-Centric Sciences (Australia, alumni 2024)
X-Centric Sciences melanjutkan kolaborasi dengan PepsiCo untuk mengkaji integrasi teknologi kecerdasan tanah (soil intelligence) ke dalam alur kerja pertanian. Teknologi ini ditujukan untuk mendukung pengambilan keputusan terkait kesehatan tanah dan kebutuhan input tanaman.
Setelah serangkaian uji coba lapangan bersama tim pertanian PepsiCo di Australia, kedua pihak menandatangani LoI untuk menjajaki penerapan teknologi kecerdasan tanah presisi di negara tersebut. Kerja sama ini berfokus pada potensi pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam kegiatan pertanian.
Pendanaan dan Perkembangan Ekosistem Inovasi
Selain perkembangan kolaborasi bersama PepsiCo, sejumlah peserta program juga mencatat pencapaian di luar kegiatan IMPACT Edition. BAIFT dilaporkan memperoleh pendanaan Seri B sebesar US$60 juta, sedangkan X-Centric Sciences terpilih mengikuti program akselerator AI for the Planet perdana dari Google DeepMind di kawasan Asia Pasifik.
Pencapaian tersebut menunjukkan pentingnya keterhubungan antara startup, investor, dan perusahaan dalam mengembangkan solusi inovatif. Kolaborasi lintas ekosistem dapat membuka akses terhadap keahlian, peluang pasar, serta dukungan yang diperlukan untuk membawa teknologi menuju penerapan yang lebih luas.
Sejak diluncurkan pada 2023, PepsiCo Greenhouse APAC Program telah menggandeng 30 startup dan mendukung 22 proyek percontohan. Inisiatif tersebut berfokus pada tiga bidang utama, yakni ekonomi sirkular, pertanian berkelanjutan, dan solusi iklim.
Langkah Selanjutnya
Setelah kegiatan showcase berakhir, PepsiCo dan kelima startup akan melanjutkan pembicaraan berdasarkan LoI yang telah ditandatangani. Setiap peluang implementasi akan dievaluasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan kinerja solusi, nilai bisnis, kesesuaian operasional, dan kebutuhan pasar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!