Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Industri Kemasan Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 23:50 WIB | Oleh:

Ia mengatakan, IPF berkomitmen mendukung pertumbuhan industri melalui edukasi, pengembangan teknologi, penguatan jejaring bisnis, serta peningkatan pemahaman mengenai standar dan regulasi.

“Kolaborasi antar pemangku kepentingan, inovasi material, efisiensi sumber daya, digitalisasi, dan teknologi baru menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing industri sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan,” kata Ariana.

Ia berharap ALLPack Indonesia 2026 dapat menjadi wadah bagi pelaku industri untuk memperoleh informasi terkini, menemukan solusi bisnis, dan membangun kemitraan strategis guna mewujudkan industri pengemasan yang kompetitif dan berkelanjutan.

Dorong Investasi dan Adopsi Teknologi

Penyelenggaraan ALLPack Indonesia 2026 mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Selain menampilkan inovasi industri, pameran ini menghadirkan seminar, diskusi, talkshow, presentasi bisnis, demonstrasi teknologi, serta pertemuan anggota yang melibatkan asosiasi industri nasional dan internasional.

Sejumlah organisasi yang terlibat antara lain Indonesian Olefin, Aromatic, and Plastic Industry Association (INAPLAS), Indonesian Plastics Recyclers (IPR), Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia, serta IPF bersama Asian Packaging Federation (APF).
IPF dan APF juga akan menggelar seminar bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bertema “Investment Opportunities and Incentives in Indonesia in the Packaging Industry”. Kegiatan tersebut akan membahas peluang investasi dan insentif bagi industri pengemasan di Indonesia.

Pameran ini turut memperkenalkan teknologi terbaru untuk industri kemasan dari berbagai negara, termasuk Italia, Jepang, dan Tiongkok.

Melalui rangkaian program tersebut, ALLPack Indonesia 2026 diharapkan menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan, menjajaki investasi, serta mengadopsi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi.

Dengan prospek pertumbuhan pasar yang positif, industri pengemasan nasional dinilai memiliki peluang untuk memperkuat kontribusinya terhadap rantai pasok berbagai sektor ekonomi. Namun, peningkatan daya saing tetap membutuhkan inovasi, efisiensi sumber daya, penguasaan teknologi, dan kolaborasi yang berkelanjutan di antara para pemangku kepentingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Tidak Simpel, Liga Putri In...
Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.