Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WIG Culinary Festival 2026 Hadir di 34 Mal, Angkat Kuliner Nusantara hingga Mendunia

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 16:45 WIB | Oleh:
WIG Culinary Festival 2026 Hadir di 34 Mal, Angkat Kuliner Nusantara hingga Mendunia Doc: Istimewa
Ket. Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) menghadirkan WIG Culinary Festival 2026 di 34 pusat perbelanjaan di berbagai wilayah Indonesia mulai 7 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan mendapat dukungan Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai Main Bank Partner.

JAKARTA - Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) menghadirkan WIG Culinary Festival 2026 di 34 pusat perbelanjaan di berbagai wilayah Indonesia mulai 7 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan mendapat dukungan Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai Main Bank Partner.

Mengusung tema "From Local Roots to Global Recognition", festival ini bertujuan memperkenalkan kekayaan gastronomi Nusantara sebagai warisan budaya sekaligus daya tarik pariwisata Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi kelanjutan rangkaian Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 yang sebelumnya diselenggarakan di Solo dan Yogyakarta pada 26 September hingga 4 Oktober 2026.

Pendiri sekaligus Ketua Indonesia Gastronomy Network, Vita Datau, mengatakan festival ini diharapkan dapat mendekatkan kuliner Nusantara kepada masyarakat luas. Menurutnya, gastronomi bukan hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga mencakup sejarah, bahan pangan, teknik pengolahan, serta tradisi yang diwariskan antargenerasi.

"Melalui WIG Culinary Festival 2026, kami ingin menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara lebih dekat dengan masyarakat agar kuliner Nusantara tidak hanya dinikmati oleh sebagian masyarakat tertentu, tetapi juga dikenal dan dihargai sebagai bagian dari warisan budaya serta menjadi daya tarik pariwisata Indonesia. Kekayaan gastronomi memegang peranan penting dalam membentuk sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia," ujar Vita.

Pembukaan WIG Culinary Festival 2026 berlangsung di Kota Kasablanka, Jakarta, melalui kolaborasi dengan Festival Kuliner D'Kambodja Heritage by Anne Avantie. Kolaborasi tersebut mengangkat kekayaan kuliner khas Semarang dan kawasan Joglosemar yang meliputi Yogyakarta, Solo, dan Semarang.

Melalui pendekatan gastronomi, pengunjung diajak mengenal lebih jauh bahan pangan lokal, teknik memasak, dan pengetahuan kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan demikian, pengalaman menikmati hidangan juga menjadi kesempatan untuk memahami sejarah dan keragaman budaya Indonesia.

Selain memperkenalkan kuliner daerah, festival ini membuka ruang kolaborasi antara sektor pariwisata dan pengelola pusat perbelanjaan. Sebanyak 34 pusat perbelanjaan di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Bandung, Denpasar, Solo, Yogyakarta, Pontianak, dan Palembang, terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Keterlibatan pusat perbelanjaan di berbagai kota diharapkan memudahkan masyarakat menjangkau pengalaman kuliner Nusantara. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada tenant makanan dan minuman, baik yang menawarkan produk lokal maupun internasional, untuk memperkenalkan produk serta menjangkau konsumen yang lebih luas.

Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menilai pusat perbelanjaan memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan kuliner kepada masyarakat. Menurutnya, lokasi tersebut dapat menjadi ruang untuk menikmati makanan khas daerah sekaligus mengenal cerita dan tradisi yang menyertainya.

"Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini pusat perbelanjaan memiliki peran strategis untuk menghadirkan pengalaman yang dekat dengan keseharian masyarakat, termasuk dalam mengenal kekayaan kuliner Nusantara, baik yang autentik maupun yang terakulturasi. Oleh karena itu, hadirnya WIG Culinary Festival 2026 di berbagai pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menjelajahi ragam kuliner daerah," ungkap Alphonzus.

Dukungan terhadap pengembangan ekosistem gastronomi Indonesia juga datang dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN yang berperan sebagai Main Bank Partner Wonderful Indonesia Gastronomy 2026. Kolaborasi ini sejalan dengan upaya BTN memperluas ekosistem transaksi ritel dan mendekatkan layanan perbankan dengan aktivitas masyarakat, termasuk di sektor kuliner dan pusat perbelanjaan.

Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, mengatakan perkembangan industri kuliner membuka peluang bagi perbankan untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha sekaligus memperluas penggunaan transaksi digital. Melalui partisipasi dalam festival tersebut, BTN ingin menghadirkan layanan yang memudahkan masyarakat bertransaksi serta membantu pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kuliner kini bukan hanya bagian dari kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat. Bagi BTN, kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk memperluas kehadiran layanan perbankan dalam transaksi sehari-hari, sekaligus mendukung pelaku usaha kuliner dan UMKM agar semakin berkembang," ujar Rully.

Ia menambahkan, layanan balé by BTN diharapkan dapat memberikan kemudahan transaksi bagi pengunjung di berbagai pusat perbelanjaan yang menjadi lokasi festival. Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempertemukan aktivitas ekonomi masyarakat dengan pemanfaatan layanan keuangan digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Tuntut Kenaikan Gaji, Puluh...
Luar Negeri
Remaja 19 Tahun AS Ditangka...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.