Mengapa Bangkalan Bentuk Tim Khusus Pekerja Migran? Ini Target yang Ingin Dicapai
📅 Senin, 12 Okt 2026, 04:16 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoPemahaman yang utuh tentang keselamatan kerja dan dampak negatif bekerja di luar negeri melalui ilegal, menurut dia, harus tersampaikan secara lengkap kepada calon PMI.
Sebelumnya, Disperinaker Pemkab Bangkalan juga telah membantu pemulangan PMI sebanyak tiga orang dari berbeda.
Masing-masing Norhasanah (38) asal Desa Geger, Kecamatan Geger, Bangkalan. Ia meninggal dunia pada 3 September 2026 setelah mengalami kecelakaan kerja.
Selanjutnya, Hanafi (52), warga Dusun Maleh, Desa Banjar, Kecamatan Galis, Bangkalan yang meninggal dunia pada 13 September 2026 di tempat kerjanya di Malaysia, karena sakit.
Terakhir, Siti Karimah (56) asal Desa Banyoneng Laok, Kecamatan Geger, Bangkalan yang meninggal dunia karena sakit.
"Semua PMI yang berjumlah 5 orang ini bekerja secara nonprosedural. Karena itu, upaya serius untuk menekan kasus PMI ilegal terus kami tingkatkan. Selain dengan membentuk tim khusus, kami minta dukungan tokoh ulama yang ada di Bangkalan ini," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!