Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump dan Zelensky Saling Sindir Soal Kesepakatan Solar Russia

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 08:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump dan Zelensky Saling Sindir Soal Kesepakatan Solar Russia Doc: Telegraph
Ket. Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pertemuan bilateral di sela-sela Sidang Umum PBB ke-81 (UNGA) di Kota New York pada 22 September 2026.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky saling melontarkan sindiran pada hari Sabtu (10/10) setelah Washington melonggarkan sanksi terhadap bahan bakar diesel Russia dan serangan berkelanjutan Moskow terhadap Ukraina menewaskan sedikitnya 21 orang, termasuk empat anak-anak.

Trump, yang partainya menghadapi prospek suram dalam pemilihan paruh waktu bulan depan sebagian karena melonjaknya harga bahan bakar AS, pada hari Jumat mengumumkan telah menghubungi Presiden Russia Vladimir Putin dan setuju mengizinkan Moskow melepaskan sejumlah besar solar ke pasar global.

Ukraina dan sekutu-sekutu Eropanya menyatakan kekecewaan atas langkah tersebut, Zelensky mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa itu adalah "keputusan yang lemah."

Sementara itu, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan, Sabtu, pencabutan sanksi terhadap solar Russia hanya akan membantu memicu perang Kremlin terhadap Ukraina.

"Ini bukan saatnya untuk mengurangi tekanan pada Russia, dan Eropa tidak akan melakukannya," tulisnya di media sosial.

Ketika ditanya tentang kritik tersebut pada hari Sabtu, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Zelensky telah melanggar perintahnya untuk tidak menyerang kilang minyak Russia. Trump mengatakan serangan itu berisiko memperburuk kekurangan bahan bakar global yang disebabkan oleh perang AS-Israel di Iran.

"Dia sebaiknya segera berhenti," kata Trump tentang serangan itu, sebelum menambahkan bahwa Ukraina harus "mendapatkan presiden baru."

"Saya sarankan mereka mencari pemimpin baru yang bisa membuat kesepakatan, karena dia bisa saja membuat banyak kesepakatan yang, entah mengapa, tidak pernah dia lakukan," kata Trump.

Tak lama kemudian, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menegaskan kembali "solidaritas penuhnya" terhadap Zelensky dalam sebuah panggilan telepon.

Sebuah pernyataan dari kantornya di Downing Street mengatakan bahwa Burnham juga menyatakan Inggris akan "memperkuat sanksi terhadap Russia."

Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga juga mendukung presidennya. "Dia mendapat dukungan dari rakyat Ukraina, dan mereka berhak untuk memutuskan," katanya dalam sebuah unggahan di X.

Serangan Bom di Ukraina 

Moskow telah mengintensifkan serangan bom mematikan terhadap Ukraina dalam beberapa bulan terakhir, menyebabkan korban sipil melonjak, sementara upaya yang dipimpin AS untuk menengahi penyelesaian konflik yang telah berlangsung lebih dari empat setengah tahun tetap menemui jalan buntu.

Pada Sabtu pagi, serangan bom luncur Russia di kota Zaporizhzhia, Ukraina tenggara, menewaskan 20 orang, termasuk tiga anak, menurut dinas penyelamatan negara Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Anak Berkarunia Khusus Mendapat Tempat di Jakarta

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anak Berkarunia Khusus Mend...
Megapolitan
Pemprov Terus Memperbaiki S...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.