Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Giant Sea Wall Berbasis Mangrove akan Groundbreaking Oktober Ini

31 Kamis, 08 Okt 2026, 10:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Giant Sea Wall Berbasis Mangrove akan Groundbreaking Oktober Ini Giant Sea Wall Berbasis Mangrove akan Groundbreaking Oktober Ini Doc: ANTARA
Ket. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infra Nazib Faizal dalam Indonesia International Sustainable Forum di Jakarta, Rabu (7/10/2026). (/Aji Cakti)

JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) mengungkapkan peletakan batu pertama giant sea wall solusi berbasis alam atau nature-based solution seperti mangrove akan dilaksanakan pada Oktober tahun ini.

"Ini kita mau groundbreaking InsyaAllah bulan Oktober ini, tapi groundbreaking-nya nature-based solution, mangrove ya," ujar Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko IPK Nazib Faizal di Jakarta, Rabu (7/10).

Nazib menambahkan rencana groundbreaking giant sea wall nature-based solution tersebut sedang dipersiapkan.

"Iya, betul, ini mau kita segera, mudah-mudahan dalam waktu dekat seminggu, dua minggu lagi, lagi kita siapkan," katanya.

Menurut dia, untuk giant sea wall yang hard atau grey infrastructure diharapkan dapat dilakukan groundbreaking pada tahun depan.

"Untuk yang hard infrastructure, yang grey infrastructure itu InsyaAllah tahun depan," katanya.

Sebagai informasi, Pemerintah melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) mempercepat sistem perlindungan terintegrasi pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Pemerintah Republik Indonesia melalui BOPPJ menegaskan bahwa pengembangan sistem perlindungan pesisir Pantura Jawa, termasuk Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall (GSW), merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjaga keberlanjutan peradaban pesisir Pantura Jawa.

Perlindungan pesisir yang dikembangkan tidak dimaknai semata sebagai pembangunan tanggul laut, melainkan sebagai sistem terintegrasi yang mengombinasikan tanggul laut (offshore dike), tanggul pantai (onshore dike), serta solusi berbasis alam (nature-based solutions) seperti penguatan ekosistem mangrove.

Wilayah Pantai Utara Jawa menghadapi tantangan serius berupa penurunan muka tanah, kenaikan muka air laut, banjir akibat hujan, serta banjir rob yang berdampak pada permukiman, kawasan industri, pelabuhan, bandara, lahan pertanian, berkurangnya garis pantai dan daratan, serta infrastruktur strategis nasional.

Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) Didit Herdiawan Ashaf mengatakan pihaknya juga melaksanakan kegiatan perencanaan groundbreaking program dan groundbreaking infrastruktur supaya berjalan bersama-sama, di mana pada saatnya pelaksanaan kegiatan ini dilakukan kerja sama dengan pemerintah daerah mulai dari tingkat kabupaten kota sampai dengan tingkat provinsi.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya bertekad untuk memulai pembangunan Giant Sea Wall di sepanjang Pantai Utara Pulau Jawa pada masa pemerintahannya, mengingat proyek ini membutuhkan waktu lama untuk diselesaikan dengan proyeksi hingga 20 tahun.

Prabowo mengatakan bahwa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menghasilkan terobosan teknologi yang akan digunakan untuk proyek pembangunan tanggul besar ini.

Ia menegaskan pembangunan Giant Sea Wall bertujuan untuk mengamankan Pantai Utara Pulau Jawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.