Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terkait Keamanan Data dan Kebenaran Informasi Publik, Aturan AI Harus Disepakati

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 03:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Semakin Kencang

Desakan agar pemerintah segera membuat regulasi Artificial Intelligence (AI) semakin kencang. Setelah AS mulai menerapkan aturan ketat, Indonesia dinilai tertinggal dan berpotensi menghadapi ancaman serius.

Pakar Hukum Universitas Tarumanagara (Untar), Hery Firmansyah, menegaskan kekosongan hukum AI sangat berbahaya karena berkaitan langsung dengan keamanan data dan kebenaran informasi publik.

“Dalam hal terkait keamanan dan sangat mungkin bersinggungan dengan data atau informasi yang mana masyarakat harusnya mendapatkan yang sebenarnya, dikarenakan AI membuat batasan tipis bahkan tak dapat dibedakan mana yang asli dan mana yang tidak asli, maka peran negara tentu dibutuhkan,” tegas Hery.

Jika tidak diatur, teknologi AI bisa menjadi alat penyebaran informasi menyesatkan yang memicu perdebatan publik liar, bahkan membahayakan kedaulatan negara.

“Jangan sampai kemudian membahayakan kedaulatan negara karena misalnya informasi yang menyesatkan dikarenakan penggunaan teknik AI yang dapat pula bisa memicu perdebatan publik terkait suatu isu,” kata Hery.

Hery mengingatkan, teknologi informasi seperti dua sisi mata uang yang bisa dipakai untuk kebaikan atau kejahatan. Sebab itu, ia mendorong pemerintah tidak ragu belajar dari negara yang sudah lebih dulu menerapkan pengaturan AI, namun tetap menyesuaikan dengan nilai dan karakter bangsa Indonesia.

“Tidak ada salahnya Indonesia belajar dari negara yang sudah menerapkan pengaturan terkait AI dengan menyesuaikan pada nilai dan ciri khas bangsa Indonesia sendiri,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.