Gubernur Pramono Anung Bertolak ke New York, Hadiri U20 Mayors Summit 2026

Jumat, 18 Sep 2026, 10:25 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertolak ke New York, Amerika Serikat, Kamis (17/9/2026), untuk memenuhi undangan Wali Kota New York City Zohran Mamdani dalam Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Jakarta memperkuat kerja sama antarkota sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan perkotaan.

U20 merupakan kelompok keterlibatan dalam G20 yang menjadi wadah bagi para pemimpin kota besar dunia untuk menyampaikan perspektif serta rekomendasi mengenai kebijakan perkotaan. Jakarta telah lama terlibat dalam forum tersebut dan aktif membangun kerja sama dengan berbagai kota untuk menghadapi tantangan perkotaan yang semakin kompleks.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertolak ke New York, Amerika Serikat, Kamis (17/9/2026), untuk memenuhi undangan Wali Kota New York City Zohran Mamdani dalam Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Jakarta memperkuat kerja sama antarkota sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan perkotaan. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Undangan kepada Pramono disampaikan Mamdani melalui surat tertanggal 27 Juli 2026 yang mengajak Gubernur DKI Jakarta bergabung dengan sejumlah pemimpin kota dunia di New York. Dalam forum tersebut, para pemimpin akan membahas berbagai isu, mulai dari keterjangkauan perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia hingga perluasan kesempatan ekonomi.

Selain mengikuti U20 Mayors Summit, Pramono dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York City Zohran Mamdani pada Minggu (20/9/2026). Pertemuan itu akan menjadi kesempatan bagi kedua kota untuk membahas peluang kerja sama secara langsung di sejumlah bidang yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu bidang yang menjadi perhatian adalah transportasi publik dan udara bersih, termasuk upaya menghadirkan sistem mobilitas perkotaan yang lebih baik. Jakarta dan New York juga akan membahas pengelolaan air, ketahanan pesisir, pengelolaan sampah, serta keterjangkauan harga pangan.

Pemprov DKI Jakarta berharap pembahasan dalam pertemuan bilateral tersebut tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program kerja sama yang konkret. Program tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat di Jakarta maupun New York melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik pengelolaan kota.

Rangkaian agenda Pramono di New York juga mencakup keterlibatan dalam Heat Roundtable yang digelar bersama C40 Cities, Harvard University’s Salata Institute for Climate and Sustainability, serta Atlantic Council’s Climate Resilience Center. Forum ini akan mempertemukan para pemimpin kota untuk bertukar pengalaman mengenai persoalan panas perkotaan dan upaya memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim.

Sejumlah pemimpin kota dijadwalkan ikut dalam forum tersebut, termasuk Wali Kota Freetown dan Wali Kota Paris. Kehadiran Jakarta dalam diskusi tersebut menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk berbagi pengalaman sekaligus mempelajari berbagai pendekatan dalam menghadapi dampak suhu panas dan perubahan iklim di kawasan perkotaan.

Di sektor olahraga dan pariwisata, Pramono juga dijadwalkan menandatangani Letter of Intent dengan New York University (NYU). Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan industri olahraga dan pariwisata melalui bidang pendidikan, pemasaran, pengelolaan acara, serta kolaborasi internasional.

Kerja sama dengan NYU diharapkan dapat membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengembangan kapasitas dalam mengelola sektor olahraga serta pariwisata. Pemprov DKI Jakarta juga dapat memanfaatkan kolaborasi tersebut untuk memperluas jejaring internasional dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif yang berkaitan dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan.

"Rangkaian kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat perannya dalam kerja sama antarkota di dunia, sekaligus membawa pulang pengetahuan dan kemitraan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup warga Jakarta," kata Gubernur Pramono.

Melalui rangkaian agenda tersebut, Jakarta membawa sejumlah isu perkotaan yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan kualitas hidup warga ke dalam forum internasional. Pertemuan dengan pemimpin kota dan lembaga pendidikan di New York juga diarahkan untuk memperkuat jaringan kerja sama yang dapat ditindaklanjuti setelah kunjungan berakhir.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.