KKP Bidik Modernisasi 950 Kapal Ikan pada 2027, Armada Digenjot
Jumat, 18 Sep 2026, 09:55 WIBJAKARTA â Penguatan armada perikanan tangkap menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing sektor kelautan dan perikanan nasional.
Modernisasi kapal, alat tangkap, serta dukungan teknologi dan pembiayaan dibutuhkan agar nelayan mampu memanfaatkan sumber daya ikan secara lebih optimal dan efisien.
Di sisi lain, pengembangan armada perlu berjalan beriringan dengan prinsip keberlanjutan agar peningkatan produksi tidak mengorbankan kelestarian ekosistem laut dan keberlangsungan mata pencaharian nelayan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan modernisasi 950 kapal ikan pada 2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat armada perikanan tangkap nasional.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dikutip dari keterangan pers di Jakarta, Kamis (17/9), mengatakan modernisasi kapal ikan menjadi salah satu dari enam program kerja prioritas nasional KKP pada 2027.
"KKP mendapat penugasan direktif presiden untuk mewujudkan sasaran pembangunan dan kedaulatan pangan melalui enam program prioritas nasional," ujar Trenggono.
Target modernisasi tersebut merupakan bagian dari rencana KKP untuk memodernisasi 4.582 kapal hingga 2029.
Modernisasi kapal disebut diperlukan untuk mengatasi sejumlah persoalan yang masih dihadapi nelayan, antara lain armada yang berusia tua, keterbatasan teknologi, tingginya biaya operasional, serta mutu hasil tangkapan yang belum konsisten.
Modernisasi juga dinilai diperlukan untuk meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional.
Selain modernisasi kapal, enam program prioritas KKP pada 2027 mencakup pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 1.000 lokasi, serta revitalisasi tambak budi daya ikan di Pantai Utara Jawa sekitar 5.500 hektare.
Kemudian, program juga mencakup modeling dan replikasi tambak udang terintegrasi sekitar 2.000 hektare, budi daya ikan darat tematik di 10.000 lokasi, serta pembangunan pergaraman nasional sekitar 2.000 hektare.
KKP mendapat pagu anggaran 2027 sebesar Rp16,65 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Dari total pagu tersebut, sebesar Rp13,73 triliun atau 82,45 persen dialokasikan untuk program kerja prioritas nasional, program yang mendukung implementasi ekonomi biru, serta tugas, fungsi, dan pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari sebelumnya mengatakan pemerintah menyiapkan investasi sekitar Rp125,5 triliun untuk pembangunan kapal ikan modern.
Kapal yang akan dimodernisasi mencakup kapal dengan ukuran 10 hingga 2.500 gross ton (GT) dan akan digunakan untuk berbagai jenis alat penangkapan ikan, antara lain pukat cincin, gillnet, handline, rawai, pole and line, jaring hela, liftnet, dan bubu. Program tersebut juga mencakup kapal pengangkut, kapal pengolahan, serta kapal pendukung operasi.
- perikanan tangkap
- kapal tangkap ikan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.