Bukan Cuma Bikin Masakan Kuning, Kunyit Juga Baik untuk Usus
Jumat, 18 Sep 2026, 10:00 WIBJAKARTA â Siapa sangka, rempah yang akrab banget dengan dapur sehari-hari seperti kunyit ternyata punya segudang manfaat.
Warna kuning khasnya bukan cuma bikin masakan makin menggoda, tetapi juga berasal dari senyawa kurkumin yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi atau membantu melawan peradangan.
âKurkumin membantu melindungi lapisan usus dengan mengurangi peradangan,â kata Ahli gizi terdaftar Kristen Lorenz, RD dalam siaran Real Simple pada Rabu (16/9).
Efek anti-inflamasi kurkumin juga membantu mengurangi risiko kondisi peradangan pencernaan, seperti penyakit radang usus (IBD) dan sindrom usus bocor dan bermanfaat bagi bakteri usus.
Ia menjelaskan kunyit mendorong pertumbuhan bakteri baik, seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus, sekaligus menghambat patogen berbahaya. Aksi ganda ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem usus, yang penting untuk pencernaan, penyerapan nutrisi, dan pengaturan kekebalan tubuh.
Terlebih lagi, mikrobioma yang seimbang semakin mengurangi risiko kondisi peradangan usus, seperti yang disebutkan di atas.
Terakhir, rempah berwarna kuning ini merangsang produksi empedu, cairan kuning kehijauan yang dibuat oleh hati.
âEmpedu sangat penting untuk memecah lemak dan menyerap vitamin yang larut dalam lemak, yang meliputi vitamin A, D, E, dan K,â kata Lorenz.
Selain itu, peningkatan aliran empedu membantu menjaga mikrobioma yang sehat dengan mengurangi bakteri berbahaya di usus kecil dan mendukung pencernaan.
Terlepas dari manfaat-manfaat ini, Lorenz menyebut penambahan kunyit pada makanan perlu dalam jumlah yang sangat kecil dalam makanan karena efek positifnya pada usus bersifat kumulatif.
Lebih penting lagi, kesehatan usus bergantung pada banyak faktor, termasuk asupan serat, hidrasi, manajemen stres, dan keragaman makanan dalam diet yang sedang dijalani. Namun demikian, kunyit dapat membantu, terutama jika dipadukan dengan kebiasaan ramah usus lainnya seperti mengonsumsi prebiotik dan probiotik, mendapatkan cukup serat, dan mengurangi asupan makanan olahan.
Ia menambahkan penggunaan kunyit dalam jumlah kecil dimaksudkan untuk memberikan rasa, warna, dan nutrisi yang luar biasa. Misalnya, seperti mencampurkannya ke dalam smoothie.
Jika rasa kunyit yang kuat terlalu menyengat bagi lidah, cobalah mencampurnya dengan buah-buahan manis untuk menyeimbangkannya. Misalnya, menggabungkan kunyit dengan mangga dan pisang, bersama dengan kefir yang kaya probiotik dan lada hitam, yang mendukung penyerapan kunyit.
Teh kunyit dapat menjadi pilihan lain jika ingin menyesap sebuah minuman panas.
Kunyit juga bisa ditambahkan dalam nasi goreng untuk menambahkan warna kuning keemasan dan rasa pedas. Nikmati nasi goreng sebagai lauk atau sebagai bagian dari hidangan utama.
Kita juga dapat menambahkan kunyit ke telur orak-arik atau ke adonan quiche. Penambahan ini akan memberikan manfaat anti-inflamasi dan baik untuk pencernaan, sehingga memudahkan kita memulai pagi dengan baik. Jika lebih suka omelet, cukup kocok telur dengan kunyit dan masak seperti biasa.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.