Djokovic Kembali ke China Open Setelah Absen 11 Tahun

Jumat, 18 Sep 2026, 00:09 WIB

BEIJING — Novak Djokovic akan kembali tampil di China Open setelah 11 tahun absen. Petenis Serbia tersebut mengumumkan keikutsertaannya pada hari Kamis (17/9), dengan harapan dapat kembali membangun momentum setelah posisinya merosot ke peringkat 12 dunia dan mengalami kejutan pahit di US Open.

Juara 24 Grand Slam itu akan kembali ambil bagian dalam turnamen ATP 500 di Beijing. China Open memiliki tempat istimewa dalam karier Djokovic karena ia memiliki rekor sempurna di turnamen tersebut dengan koleksi enam gelar, terbanyak sepanjang sejarah ajang itu.

Ket. Foto: Novak Djokovic. — Sumber: ATP

Gelar terakhir Djokovic di Beijing diraih pada tahun 2015. Tahun tersebut sekaligus menjadi penampilan terakhirnya di China Open sebelum akhirnya absen selama 11 tahun.

Keputusan Djokovic untuk kembali ke Beijing datang setelah hasil mengejutkan di US Open. Petenis berusia 39 tahun itu tersingkir pada babak pertama setelah kalah dari petenis Argentina yang tidak diunggulkan, Mariano Navone, dalam pertandingan lima set.

Pertandingan tersebut berlangsung dalam kondisi sulit bagi Djokovic. Ia sempat muntah di tengah pertandingan dan mengalami gangguan pada punggung serta bahu. Masalah tersebut turut memengaruhi servisnya menjelang akhir pertandingan.

Kekalahan itu juga menjadi catatan buruk tersendiri bagi Djokovic. Untuk pertama kalinya sejak Australian Open 2006, ia gagal melewati babak pertama sebuah turnamen Grand Slam.

Djokovic kini berharap atmosfer Beijing dapat membantunya kembali menemukan permainan terbaik.

“Saya sangat antusias untuk kembali dan tampil di hadapan kalian semua di National Tennis Centre, salah satu venue tenis terbaik yang kami miliki,” kata Djokovic melalui media sosial.

Kembalinya Djokovic juga menambah daya tarik China Open tahun ini. Undian utama sektor putra akan berlangsung mulai 30 September hingga 6 Oktober.

Djokovic memiliki sejarah panjang dan dominan di Beijing. Enam gelar yang diraihnya menjadi bukti kuat keberhasilannya di turnamen tersebut. Namun, ia harus menghadapi persaingan dari generasi pemain top saat ini.

Jannik Sinner, petenis nomor satu dunia, merupakan juara sektor putra China Open tahun lalu. Kehadiran Sinner serta sejumlah pemain papan atas lainnya akan menjadi tantangan bagi Djokovic dalam upayanya kembali ke jalur kemenangan.

Bagi Djokovic, China Open bukan sekadar turnamen untuk menambah koleksi gelar. Kembali ke Beijing menjadi kesempatan untuk mendapatkan pertandingan kompetitif sekaligus membangun kembali kepercayaan diri setelah hasil mengecewakan di New York.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.