Polisi Dikepung Warga, Pengedar Narkotika Kabur saat Penggeledahan

Rabu, 16 Sep 2026, 15:50 WIB

MATARAM -- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memburu terduga pengedar narkotika berinisial P yang kabur saat digeledah petugas dalam operasi penggerebekan di Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Selasa (15/9).

Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj di Mataram, Rabu, menerangkan bahwa pihaknya melakukan perburuan setelah yang bersangkutan kabur ketika ada aksi perlawanan dari warga sekitar lokasi penggerebekan.

Ket. Foto: Aksi kepolisian tanpa seragam kedinasan dalam operasi penggerebekan di rumah terduga pengedar inisial P yang kabur saat pihak keluarganya melakukan perlawanan di Desa Tengah, Sumbawa, NTB, Selasa (15/9). — Sumber: ANTARA/HO-Polda NTB

"Yang jelas, penyelidikan terhadap P selaku TO (target operasi) ini terus berlanjut. Polisi akan tetap melakukan pengejaran terhadap P," katanya.

Ia menceritakan kronologis pelarian P dalam operasi penggerebekan tersebut terjadi ketika Tim Gabungan Ditresnarkoba Polda NTB bersama Polsek Utan menggeledah terduga pengedar P di rumahnya.

Pada awalnya, situasi di lokasi berjalan kondusif. Namun, kericuhan mulai terjadi ketika kepolisian tidak mengizinkan pihak keluarga terduga pelaku ikut terlibat menyaksikan penggeledahan di dalam rumah.

Pihak keluarga terduga pelaku merespons hal tersebut dengan memanggil warga sekitar lokasi dan membagikan senjata tajam.

"Karena tidak diizinkan, mereka memprovokasi warga lainnya, dan bagi-bagi parang," ucapnya.

Warga yang membawa parang tersebut selanjutnya menyerang pihak kepolisian yang berada di dalam areal rumah terduga P.

Dalam kericuhan, seorang anggota polisi yang merupakan Kanit tim gabungan dari Ditresnarkoba Polda NTB mengalami luka sabetan.

Karena adanya penyerangan, polisi selanjutnya melakukan tembakan ke udara dengan tujuan meredam kericuhan.

Namun, hal tersebut tidak membuahkan hasil, warga tetap menyerang. Polisi pun memutuskan melepas tembakan hingga mengenai dua warga yang terlibat ricuh.

"Satu warga kena tembakan pada lengan kanan, satu lagi kena lengan kanan atas, di bawah ketiak," ujarnya.

Atas adanya peristiwa tersebut, terduga pengedar P berhasil kabur hingga kericuhan berhasil reda setelah polisi mendatangi sejumlah tokoh masyarakat ke lokasi kejadian.

"Meskipun yang bersangkutan kabur, dari lokasi penggerebekan kami berhasil temukan dan amankan barang bukti empat klip berisi bongkahan sabu dengan berat kotor 23,7 gram," katanya.

Untuk kondisi dua warga yang terkena luka tembak, Dirresnarkoba Polda NTB memastikan mereka sudah mendapat penanganan medis dengan tepat.

"Satu orang kini dirawat di RSUD Sumbawa, satu lainnya dirujuk ke RSUP NTB. Untuk anggota, alhamdulillah sudah boleh pulang dan akan melakukan rawat jalan," ujarnya.

  • pengedar narkoba

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.