LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Prabowo: Konektivitas Jakarta Makin Kuat

Rabu, 16 Sep 2026, 16:25 WIB

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9). Peresmian bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung itu menandai beroperasinya jalur sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun.

"Pada hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam suatu acara yang sangat membanggakan, yaitu peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai," ujar Prabowo.

Ket. Foto: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9). Peresmian bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung itu menandai beroperasinya jalur sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Menurut Prabowo, pengembangan transportasi publik yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur perkotaan. Stasiun Manggarai kini menjadi simpul transportasi yang menghubungkan LRT, KRL, TransJakarta, TransJabodetabek, dan Kereta Bandara.

"Lima atau sepuluh tahun yang lalu, siapa mengira kita bisa punya sistem transportasi seperti sekarang? Di Manggarai ini ada LRT, ada KRL, ada TransJakarta, ada TransJabodetabek, dan kereta ke bandara yang menjadikannya sebagai transport hub, bahkan nanti akan dibangun perumahan untuk rakyat berpenghasilan rendah," tutur Prabowo.

Presiden juga menilai konektivitas transportasi yang semakin kuat dapat mendukung produktivitas dan daya saing Indonesia. Ia mengaku senang dapat mencoba langsung layanan LRT Jakarta dalam momentum peresmian tersebut.

"Selamat atas peresmian ini, saya sangat bahagia hari ini karena naik LRT enak dan luar biasa, serta konektivitas yang kuat ini akan membuat Indonesia semakin bersaing," ungkapnya.

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai memiliki waktu tempuh sekitar 28 menit. Koridor ini secara bertahap ditargetkan mampu melayani hingga 80.000 penumpang per hari dengan total investasi pembangunan sekitar Rp12,1 triliun.

Seluruh investasi pembangunan koridor tersebut didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Gubernur Pramono menyebut pengoperasian jalur ini menjadi tonggak penting dalam penguatan transportasi publik di Jakarta.

"Hari ini menjadi tonggak penting penguatan transportasi publik Jakarta. LRT Kelapa Gading-Manggarai membentang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun, dan total investasi sekitar Rp12,1 triliun ini sepenuhnya didukung APBD DKI Jakarta," ujar Pramono.

Pada tahap awal, layanan segmen Velodrome-Manggarai dibuka secara terbatas melalui tiga stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka, dan Manggarai. Evaluasi dilakukan untuk memastikan keandalan sistem, keselamatan, serta kenyamanan penumpang sebelum layanan berjalan penuh.

Pemprov DKI juga memberlakukan tarif khusus sementara selama masa transisi hingga Oktober 2026. Tarif Kelapa Gading-Velodrome ditetapkan Rp5.000, dari stasiun eksisting ke stasiun baru Rp5.008, sedangkan perjalanan antarstasiun baru dikenakan Rp8.

"Selama masa transisi hingga Oktober 2026 berlaku tarif khusus sementara, yaitu rute Kelapa Gading-Velodrome Rp5.000, dari stasiun eksisting ke stasiun baru Rp5.008, dan antarstasiun baru Rp8, sedangkan tarif definitif masih menunggu proses penetapan," imbuh Pramono.

Kawasan Manggarai juga diarahkan menjadi simpul integrasi antarmoda melalui konsep Transit-Oriented Development (TOD). Pengembangan TOD juga disiapkan di kawasan Kelapa Gading dan Pulomas untuk mendukung keterhubungan transportasi dengan aktivitas masyarakat.

"Manggarai menjadi simpul penting integrasi antarmoda yang terhubung dengan KRL, Kereta Bandara, dan TransJakarta, serta pengembangannya diarahkan melalui kawasan TOD di Kelapa Gading, Pulomas, dan Manggarai," tutur Pramono.

Pemprov DKI turut mempertahankan aspek inklusivitas dalam pengembangan transportasi publik. Melalui Kartu Layanan Gratis, 15 golongan masyarakat dapat memperoleh layanan gratis pada TransJakarta, MRT, dan LRT Jakarta sesuai kriteria yang berlaku.

Pengembangan LRT Jakarta juga akan dilanjutkan setelah koridor Kelapa Gading-Manggarai beroperasi. Pemprov DKI menyiapkan jalur sekitar dua kilometer menuju Dukuh Atas dengan nilai investasi sekitar Rp2,7 triliun.

Jalur tersebut direncanakan dilengkapi pedestrian deck dan terintegrasi dengan MRT, KRL, TransJakarta, LRT Jabodebek, serta Kereta Bandara. Pengembangan ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarmoda di kawasan pusat Jakarta.

"Pengembangan LRT tidak berhenti di Manggarai. Pemprov menyiapkan kelanjutan sekitar dua kilometer menuju Dukuh Atas dengan investasi sekitar Rp2,7 triliun, dilengkapi pedestrian deck dan integrasi MRT, KRL, TransJakarta, LRT Jabodebek, serta Kereta Bandara," terang Pramono.

Ke depan, jaringan LRT Jakarta juga disiapkan untuk menjangkau Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, Jakarta Kota, hingga Halim. Pemprov DKI membuka peluang dukungan pembiayaan untuk melanjutkan pengembangan jaringan tersebut.

"Ke depan jaringan juga disiapkan menuju JIS-Ancol sampai Jakarta Kota dan Halim, dan kami memohon dukungan Presiden agar pengembangan ini berlanjut termasuk membuka kemungkinan investasi Danantara, karena yang dibangun bukan sekadar jalur kereta melainkan konektivitas kota yang semakin mudah, nyaman, dan terintegrasi," pungkas Pramono.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.