Berbagi untuk Negeri, Kajati Teguh Subroto Sapa Warga Binaan Nusakambangan
Rabu, 16 Sep 2026, 16:07 WIBCILACAP â Pulau Nusakambangan selama ini dikenal sebagai kawasan pemasyarakatan dengan sejumlah lembaga pemasyarakatan berpengamanan tinggi. Namun, di balik tembok dan ketatnya pengamanan, berlangsung berbagai proses pembinaan yang diarahkan untuk mempersiapkan warga binaan kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Pesan itulah yang turut terlihat dalam kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Teguh Subroto, SH, MH bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jawa Tengah Ariastuti Teguh Subroto dan jajaran ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (15/9).
Kunjungan tersebut dikemas dalam kegiatan silaturahmi dan bakti sosial. Tidak hanya bertemu dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), rombongan juga melihat secara langsung aktivitas pembinaan kemandirian yang dikembangkan di kawasan Nusakambangan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kegiatan produktif di Lapas Terbuka Nusakambangan dan Tambak Sidat Nusakambangan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman dan keterampilan kepada warga binaan agar memiliki bekal ketika kelak menyelesaikan masa pidana.
Suasana berbeda terlihat ketika jajaran Kejati Jawa Tengah berinteraksi langsung dengan para warga binaan. Sapaan dan komunikasi yang terbangun menjadi bagian dari pendekatan kemanusiaan dalam melihat proses pemasyarakatan.
Bagi warga binaan, perhatian dari pihak luar lembaga pemasyarakatan dapat menjadi dorongan moral untuk tetap menjalani proses pembinaan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Kejati Jateng bersama IAD Wilayah Jawa Tengah juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga binaan serta pekerja di Tambak Sidat Nusakambangan.
Bantuan itu menjadi bagian dari kegiatan âBerbagi untuk Negeriâ, sekaligus bentuk kepedulian sosial keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah kepada mereka yang sedang menjalani proses pembinaan maupun bekerja dalam kegiatan produktif di kawasan Nusakambangan.
Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam momentum Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81.
Kajati Jateng Teguh Subroto menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kejaksaan terhadap warga binaan sekaligus dukungan terhadap proses pembinaan yang sedang berlangsung.Â
Menurutnya, warga binaan tetap perlu mendapatkan perhatian dan motivasi agar dapat menjalani proses pembinaan dengan baik serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.
Teguh juga memberikan apresiasi terhadap program pembinaan kemandirian yang dikembangkan jajaran Pemasyarakatan.Â
Kegiatan produktif seperti budidaya sidat dinilai dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
Melihat Pembinaan secara Langsung
Kehadiran Kajati Jateng dan jajarannya memberikan kesempatan untuk melihat lebih dekat bagaimana program pembinaan dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.
Budidaya sidat, misalnya, menjadi salah satu kegiatan yang tidak hanya memiliki nilai produktif, tetapi juga memberikan pengalaman kerja kepada warga binaan. Keterampilan semacam ini diharapkan dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Konsep tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan pemasyarakatan memiliki dimensi jangka panjang. Masa menjalani pidana sekaligus menjadi periode untuk membangun keterampilan, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah bebas.
Koordinator Wilayah Nusakambangan dan Cilacap, Irfan, menjelaskan pembinaan kemandirian terus diarahkan agar warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh kemampuan yang dapat digunakan untuk membangun kehidupan secara mandiri.
âProgram pembinaan kemandirian terus kami dorong agar memberikan keterampilan kepada warga binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,â ujar dia.
Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kejati Jawa Tengah.
Menurutnya, dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan secara sungguh-sungguh.
âKami menyampaikan terima kasih atas perhatian Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Bakti sosial ini menjadi wujud kepedulian bersama terhadap warga binaan, sekaligus memberikan motivasi bagi mereka untuk terus mengikuti program pembinaan dengan baik,â tutur Mardi.
Kunjungan tersebut turut diikuti sejumlah pejabat Kejati Jawa Tengah, yakni Asisten Tindak Pidana Khusus Ade Hermawan, SH, MH, Â Asisten Pengawasan Dr. Andhie Fajar Arianto, SH, MH, Asisten Pembinaan Anik Anifah, SH, MH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Dr. Setiyowati, SH, MH, serta Kepala Bagian Tata Usaha Deddy Agus Oktavianto, SH, MH.
Dari jajaran pemasyarakatan, kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso, Koordinator Wilayah Nusakambangan dan Cilacap Irfan, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Nusakambangan.
Pertemuan antara jajaran Kejaksaan dan Pemasyarakatan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antarlembaga dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.
Bagi Kejati Jateng, kegiatan ini menegaskan bahwa pelaksanaan tugas institusi tidak berhenti pada aspek penegakan hukum. Kepedulian sosial dan dukungan terhadap proses pembinaan juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Sementara bagi warga binaan, perhatian yang diberikan diharapkan menjadi pengingat bahwa proses memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan tetap terbuka.
Dari Nusakambangan, pesan itu sederhana yakni, proses hukum memiliki konsekuensi, tetapi proses pembinaan juga membuka ruang bagi setiap warga binaan untuk mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan semangat baru.
- Nusakambangan
- Warga Binaan
- Kajati Teguh Subroto
Redaktur: Sriyono
Penulis: Henri pelupessy
Berita Terkait:
-
UMKM Unggulan, Budaya, dan Kreasi Komunitas Hadir dalam Perhelatan Lebaran Depok 2026
-
Ketahanan Siber dan Tata Kelola AI Jadi Fondasi Kepercayaan Bisnis di Era Ekonomi Digital
-
Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing
-
Bantuan Beras 10 Kg Kembali Disalurkan Mulai 17 Agustus untuk 33,24 Juta KPM
-
Reza Rahadian Garap Film Panjang Kedua Berjudul "Casparina"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.